Puluhan Kg Bom Abu Hamzah Bukan untuk Serang Jokowi

publicanews - berita politik & hukumKondisi rumah terduga teroris Abu Hamzah pasca ledakan, Rabu (13/3). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Terduga teroris Husein alias Abu Hamzah mengakui merakit puluhan bom di rumahnya. Empat bom lontong diledakkan Solimah, istrinya, dalam aksi bom bunuh diri dengan anaknya yang berusia 2 tahun, Rabu (13/3) dini hari.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, bom tersebut bukan untuk melakukan serangan pada kunjungan Presiden Joko Widodo ke Medan, Sumatera Utara, hari ini.

"Tidak ada kaitan (dengan kunjungan Presiden Jokowi)," ujar Dedi dalam keterangannya, Rabu kemarin.

Menurut jenderal bintang satu ini, bom tersebut untuk menyerang aparat. "Dia siapkan bom untuk melakukan amaliah dengan sasaran utama adalah aparat keamanan," katanya.

Di rumah tersebut Abu menyimpan puluhan kilogram bom yang sudah dirakit maupun belum.

“Bom aktif dibawa istrinya ada 4. Di dalam rumah ada bahan baku (peledak) puluhan kilo,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi rumah Abu rata dengan tanah pasca ledakan kemarin, beberapa rumah tetangga ikut rusak terkena material ledakan bom tersebut.

Petugas menemukan potongan-potongan tubuh yang tidak utuh diduga jasad Solimah dan anaknya di bekas rumahnya di Jalan Cendrawasih, gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Rambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. de'fara @shahiaFM14 Maret 2019 | 19:36:48

    Ini murni teroris yg mau mengancam keamanan aja.

    Mdh2an bisa menjadikan contoh buat yg mau ikut2xan menjadi teroris.

    Sehingga teroris punah dg sendirinya.

Back to Top