Soal Prabowo Terlibat Penculikan, BPN: Lagu Lama Lima Tahunan

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dan SBY dalam keterangan pers usai pertemuan tertutup di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, 30 Juli 2018. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sansi, Hanafi Rais, menilai pernyataan Agum Gumelar soal keterlibatan Prabowo dalam penculikan aktivis '98 sebagai lagu lama yang diputar lima tahunan.

Hanafi meminta anggota Wantimpres itu untuk menyuguhkan 'hidangan' yang lebih segar.

"Kalau mau menyuguhkan hidangan pada masyarakat, berilah hidangan yang segar. Jangan yang basi. Kalau basi, nanti malah muntah," ujar politisi PAN itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/3).

Hanafi mengingatkan, Prabowo pernah menjadi cawapres Megawati Soekarno Putri pada Pilpres 2009 lalu. Saat itu kubu PDIP tidak mempersoalkannya.

"Jadi, sebenarnya sudah enggak ada masalah lagi soal itu," kata Wakil Ketua Umum PAN itu.

Putra sulung Amien Rais itu menilai, cerita Agum Gumelar tidak akan menggerogoti elektabiktas Prabowo-Sandi.

Sebelumnya Agum menceritakan keterlibatan mantan Danjen Kopassus Prabowo dalam penculikan dan pembunuhan aktivis '98. Ia menegaskan keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) menyebutkan Prabowo terbukti bersalah melakukan pelanggaran HAM berat.

Rekomendasi DKP yaitu pemberhentian mantan Pangkostrad Prabowo dari dinas militer. Tujuh anggota DKP termasuk Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani rekomendasi itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top