Debat Ketiga, Cawapres Ma'ruf Amin Siap Hadapi Sandi

publicanews - berita politik & hukumPerwakilan TKN Jokowi-Maruf, Hasbullah Thabrany, usai diskusi 'Menuju Debat Ketiga' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3). (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin memastikan kesiapannya dalam debat ketiga pada 17 Maret mendatang. Debat mempertemukan cawapres Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Debat antarcawapres ini mengangkat isu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

"Saya kira kami sudah paham apa yang musti diselesaikan. Kalau ada pertanyaan itu Pak Ma'ruf, insya Allah, siap," kata perwakilan TKN Jokowi-Maruf, Hasbullah Thabrany, usai diskusi bertajuk 'Menuju Debat Ketiga' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3).

Cawapres 01 akan fokus pada pengurangan angka stunting atau gizi buruk di Indonesia. Tim telah mempersiapkan program penenekanan angka stunting lebih cepat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Kita akan menurunkan lagi angka stunting lebih cepat, karena itu indikator gizi buruk. Sekarang sudah disiapkan program ke depan untuk pengendalian stunting," Hasbullah menjelaskan.

TKN Jokowi-Ma'ruf mengklaim semua program pemerintah, terutama di sektor kesehatan sudah berjalan baik. Jika terpilih lagi, Hokowi akan melanjutkan berbagai program positif tersebut.

Menurut Hasbullah, beberapa program unggulan di sektor kesehatan sangat efektif memberikan perlindungan bagi masyarakat dalam mendapat akses kesehatan.

"Kita punya indikator soal angkah kesehatan, seperti jaminan kesehatan 218 juta orang, pemerataan fasilitas kesehatan semakin baik, dan angka stunting menurun 7 persen," ujarnya,

Soal kesehatan masyarakat, Hasbullah menambahkan, pemerintah sering mengingatkan tentang larangan merokok. Menurutnya persoalan rokok tidak hanya kesehatan, melainkan cukup komplek menyangkut sosial, ekonomi, bahkan agama.

"Pak Jokowi bilang jangan gunakan uang untuk rokok. Kita akan bergerak mengatasi masalah ini dengan menyesuaikan kondisi," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top