Tuding Sok Tahu, Andi Arief Ancam Mahfud ke Jalur Hukum

publicanews - berita politik & hukumMahfud MD. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari pertama setelah dipulangkan penyidik Bareskrim Polri, politikus Partai Demokrat Andi Arief langsung bersuara lantang. Kali ini, ia menuding mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sok tahu. Andi mengancam akan memperkarakan pernyataan Mahfud ke jalur hukum.

"Pak Prof @mohmahfudmd, anda jangan berspekulasi dan sok tahu soal kejadian yg sedang saya alami.Saya bisa tuntut anda dalam jalur hukum dan meminta lembaga yang memberi anda gelar profesor mencabut gelar itu karena sok tahu dan sok bener," tulis Andi lewat Twitter @AndiArief_, Rabu (6/3).

Menurut aktivis '98 ini, ia belum diadili dan belum ada keputusan hakim soal kasus narkoba hingga dipulangkan Selasa malam kemarin.

"Serahkan dan percayakan pada Polri yang sedang sedang menangani yang saya alami," Andi mencuit.

Alumnus Fisipol UGM itu kemudian mengkritik Mahfud yang bergelar profesor, tetapi bisa membuat kesimpulan sembarangan. "Saya ini belum diadili dan belum ada putusan hukum soal saya, bagaimana gelar Profesor bisa menyimpulkan secara sembarangan Pak Prof," Andi menambahkan.

Kultwit Andi ini menanggapi cuitan Guru Besar Hukum UII, Yogyakarta, itu. Mahfud merespon warganet yang mengunggah ulang cuitannya soal 7 kontainer surat suara --yang berawal dari cuitan Andi Arief.

"Trims atas reposting cuitan sy (10/1/19). Waktu itu AA nyerang sy trs krn isu 7 kontainer SS sy bilang hoax. Maka daripada ikut ngawur sy titip pesan kpd AA dgn miminjam adresat "Anak2 Milenial" agar menjauhi narkoba sebab narkoba itu membunuh akal sehat dan membunuh masa depan," tulis Mahfud.

Tanpa menyebut nama Andi Arief, Mahfud kemudian menasihati anak-anak milenial untuk menjauhi narkoba. "Jgn dekat2 narkoba. Sekali terjerat narkoba kalian merusak kemanusiaanmu; akan berani membohongi orang tuamu, isterimu, anakmu, dan rakyatmu," ujar anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu.

Mahfud belum menanggapi cuitan ancaman Andi Arief. Ia tampak malah mengunggah bagaimana penyelidikan kasus narkoba bisa dilacak dari rambutnya.

Kemudian, seorang warganet memberi tanggapan bagaimana bila tidak punya rambut di kepala. "Rambut kan tidak hanya di kepala?" jawab Mahfud dalam akunnya @mohmahfudmd, siang ini. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top