Jaksa dan Pengacara Berdebat, Ahmad Dhani Batal Dipindah

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon usai menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (6/2). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Musikus sekaligus politikus Ahmad Dhani batal dipindahkan ke Rutan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Keputusan itu diambil setelah terjadi perdebatan panjang antara keluarga Dhani dan pengacara dengan jaksa yang berniat mengeksekusi Dhani, Rabu (6/2) siang ini.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang juga hadir di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, mengatakan tidak ada kejelasan dari jaksa. Sedangkan keluarga dan pengacara tidak diberitahu atas rencana pemindahan ini.

"Tadi ada perdebatan panjang sehingga tercapai kesepakatan bahwa Ahmad Dhani besok hanya datang ke Surabaya, karena ada persidangan," kata Fahri.

Wakil Ketua DPR itu menambahkan, setiap sidang terpidana kasus ujaran kebencian itu akan terbang ke Surabaya dan kembali ke Rutan Cipinang.

"Ini hanya dipinjam untuk persidangan baru bukan ditahan kembali di tempat yang baru, karena penetapan pengadilannya sudah menegaskan bahwa Ahmad Dhani ditahan di Rutan Cipinang ini," ujar politikus asal Bima, NTB, itu.

Menurut Fahri, keluarga menolak pemindahan Dhani ke Surabaya lantaran akan menyulitkan akses pertemuannya dengan keluarga.

Dhani akan memasuki sidang perdana pada Kamis besok dalam kasus ujaran kebencian melalui vlog 'Idiot'. Dhani menyebut para pengadangnya saat hendak menghadiri deklarasi tagar #2019GantiPresiden di Surabaya, 26 Agustus 2018, sebagai 'idiot'.

Hari ini, Dhani juga dikunjungi Farhat Abbas dan aktivis Lieus Sungkarisma. Farhat yang pernah berseteru dengan Dhani itu mengatakan diminta Dhani memperkuat tim hukum dalam upaya banding atas vonis PN Jakarta Selatan.

Farhat mengatakan akan mengupayakan penangguhan menahanan bagi Dhani. "Ini kan masih proses hukum yang belum inkrah, belum memiliki kekuatan hukum. Kepastian hukumnya masih di tingkat banding. Oleh karena itu kami menyarankan kepada keluarga Ahmad Dhani untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan," katanya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top