Polisi Tunda Periksa Waketum PSSI Joko Driyono

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi terpaksa menunda pemeriksaan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono dalam kasus pengaturan skor Liga Sepakbola Indonesia. Jokdri, panggilannya, menghadiri Kongres PSSI di Bali, 18-21 Januari.

"Satgas Antimafia Bola sudah mendapat surat resmi dari PSSI untuk saudara Joko, minta pengunduran tanggal 24 Januari," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Kamis (17/1).

Jokdri sedianya diperiksa besok bersama anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Papat Yunisal. Namun polisi juga menundanya, meski Dedi tidak mengungkapkan alasan Papat juga minta ditunda.

"(Pemeriksaan) Exco mundur juga pekan depan. Nanti ada (pemeriksaan) beberapa pejabat struktural pekan depan," katanya.

Sebelumnya, Polri telah memeriksa Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria sebagai saksi selama 13 jam di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan para petinggi PSSI ini untuk mengungkap kasus pengaturan skor dan praktik kecurangan lainnya pada turnamen sepakbola Indonesia di semua level.

Dedi menjelaskan, Satgas Antimafia Bola menargetkan memeriksa beberapa pejabat struktural PSSI. Ada dua poin penting yang digali, yakni menyangkut mekanisme pengaturan jadwal pertandingan dan penunjukan wasit pertandingan.

Kemudian soal dugaan penyimpangan anggaran dalam penyelenggaraan liga. Sejauh ini, Satgas telah menetapkan 11 tersangka kasus pengaturan skor di Liga 3. Pertandingan antara Persibara Banjarnegara kontra Persekabpas Pasuruan menjadi gerbang Polri mengusut skandal ini.

Total Satgas Antimafia Bola Polri telah menerima 338 aduan masyarakat, 73 di antaranya tengah diselidiki. Selain itu ada empat laporan lainnya. Laporan pertama dilayangkan oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani dan telah ditetapkan 10 orang tersangka kasus pengaturan skor.

Para tersangka yakni mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, mantan anggota Exco PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, wasit futsal Anik Yuni Artika Sari, wasit pertandingan Nurul Safarid, dan anggota Direktorat Wasit Mansyur Lestaluhu alias ML. Enam tersangka telah ditahan.

Lalu Cholid Hariyanto selaku wasit cadangab pertandingan Persibara vs Kediri, Deni Sugiarto selaku pengawas pertandingan Persibara-PS Pasuruan, asisten wasit 1 Purwanto, asisten wasit 2 M Ramdan, dan Vigit Waluyo sebagai tersangka pemberi suap terhadap Dwi Irianto. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top