Kubu Jokowi Sebut Teror Bom KPK Pengalihan Isu Hoaks Surat Suara

publicanews - berita politik & hukumJohnny G Plate. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, mendesak penuntasan kasus penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Menurutnya, tersangka Bagus Bawana Putra (BBP) bukan otak di balik kabar bohong itu.

"Saudara BBP itu adalah Ketua Dewan Kornas Prabowo. Nah, polisi perlu membongkar, apakah ada hubungan antara Dewan Kornas Prabowo dengan Paslon Prabowo-Sandi. Hubungannya apa," kata Johnny saat dihubungi wartawan, Rabu (9/1).

Tanpa menyebut data, Johnny
juga menduga teror bom yang menimpa pimpinan KPK merupakan pengalihan isu hoaks surat suara. Ia menyebut bila tidak diungkap tuntas maka Pemilu dan Pilpres akan diwarnai dengan kejahatan terorisme dan kriminal politik.

"Nah, ini perlu diteliti apakah berhubungan antara aktor hoaksnya tujuh kontainer kertas suara yang dicoblos ini, dengan teror bomnya, ada hubungan nggak?" politisi Partai Nasdem itu menambahkan.

Seperti diketahui polisi berhasil menangkap terduga perekam dan penyebar suara hoaks adanya 7 kontainer surat suara tercoblos, Bagus Bawana Putra.

Polisi memastikan 99 persen suara rekaman hoaks sama dengan suara dari Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Subianto itu.

Bagus diketahui pertama kali membuat sekaligus menyebarkan hoaks tersebut di media sosial Twitter melalui akunnya @bagnatara1. Cuitan tersebut diunggah pada tanggal Selasa (1/1) pukul 23.35 WIB. 

Namun, cuitan itu kemudian ia hapus. Esoknya, ia membuat rekaman suara terkait informasi 7 kontainer surat suara dicoblos. Rekaman suara itu kemudian disebar ke grup WhatsApp yang ia miliki. Heboh surat suara pun merebak.

Sementara itu, meski mengaku mendukung pasangan calon nomor urut 02 sekaligus menjadi Ketua Kornas tetapi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan tidak mengenal Bagus. Kornas juga bukan bagian dari relawan resmi BPN. 

Kasus ini mirip poster Jokowi berbaju raja Jawa di Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Sempat dituduh pemasangnya dari kubu Prabowo-Sandi, namun belakangan diketahui pemasang poster dari relawan pendukung paslon nomor urut 01. Setelah itu kasus selesai. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top