Rumah Dua Pimpinan KPK Dilempar Bom Molotov

publicanews - berita politik & hukumPolisi melakukan olah TKP di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42C RT01/03, Kelurahan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/1) pagi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua kabar teror bom terhadap rumah pimpinan KPK beredar hari ini. Yang pertama terjadi di rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, pukul 05.30 WIB tadi. Sebuah botol berisikan spiritus dan sumbu ditemukan di rumah dua lantai milik Laode di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42C RT01/03, Kelurahan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kabar kedua, ada bom molotov serupa di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo, di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Untuk bom di rumah Laode, saksi mata Suwarni (58) mendengar suara benda pecah pukul 01.00 WIB. Penjual kue yang mangkal di depan rumah Laode itu mengatakan, pemilik rumah tidak keluar.

Sekitar pukul 05.30 WIB, supir Laode bernama Bambang yang baru tiba melaporkan pada sang bos soal bom molotov yang sudah mati itu.

"Bapak Laode, awas hati-hati ada botol minyak tanah masih ada sumbunya, namun api mati," ujar Bambang, sebagaimana kabar yang beredar di kalangan wartawan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar membenarkan kabar teror bom molotov di rumah Laode. Petugas Dirkrimum Polda Metro Jaya yang menangani kasus itu.

"Itu tanya ke Ditkrimum. Memang ada (bom molotov), tapi yang menangani ‎yang lebih tepat. Polda yang nangani," ujar Indra Jafar, pagi tadi. Rumah Laode telah diberi garis polisi, penyidik sedang melakukan olah TKP saat ini.

Adapun soal teror bom di rumah Agus Rahardjo, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Erna Ruswing mengatakan, tidak ada benda mirip bom molotov seperti dikabarkan.

"Enggak ada tuh, udah dicek," ujar Erna kepada media.

Menurutnya, botol yang ditemukan di rumah Agus kosong, tidak mengandung unsur bahan peledak. "Orang udah dicek, enggak ada itu. Kosong, enggak ada apa-apa katanya," Erna menandaskan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto sudah mendatangi TKP, dan tidak menemukan benda yang mengandung bahan peledak. Kabar soal bom molotov di rumah Agus berasal dari petugas keamanan setempat. Saat kejadian, Agus tidak berada di rumahnya. (han/oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top