Perekam 7 Kontainer Surat Coblosan Cina Ditangkap di Sragen

publicanews - berita politik & hukumBagus Bawana Putra. (Foto: Gelora)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pembuat rekaman hoaks soal 7 kontainer surat suara dari Tiongkok Bagus Bawana Putra ditangkap. Pria ber-KTP Bekasi, Jawa Barat, itu diciduk petugas dalam pelariannya di Sragen, Jawa Tengah, Senin (7/1) lalu.

"Setelah viral, tersangka menutup akun, membuang HP, membuang kartu (SIM), dan melarikan diri," kata Diresktur Cyber Bareskrim Polri Brigjen Albertus Rachmad Wibowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (9/1) pagi.

Polisi telah menguji suara yang beredar. Hasilnya identik dengan suara Bagus. "Kita lakukan pemeriksaan dan melalui scientific investigation dan dibenarkan suara yang beredar otentik suara BBP," Rachmad menjelaskan.

Menurutnya, Bagus menyebarkan rekaman suara ke WhatsApp Group (WAG) dan sejumlah platform media sosial. Unsur kesengajaan, ujar Rachmad, sangat terpenuhi.

"Pelaku sudah mempersiapkan, melalui perbuatan secara pribadi, yang bersangkutan juga sudah melakukan upaya penghapusan barang bukti yang disebarkan," Rachmad menambahkan.

Polisi akan menjerat dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. Bagus juga dikenai pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Bagus ditengarai telah menyiarkan kabar palsu tersebut baik melalui Twitter dan voice di grup WA. Hukuman maksimal tiga tahun penjara.

Ia adalah Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Subianto. Namun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan Kornas bukan bagian dari BPN. Bagus pun tidak dikenal BPN.

Rekaman suara Bagus ini membuat kegaduhan baru. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu telah mengecek ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan memastikan kabar 7 kontainer surat suara dari Tiongkok telah dicoblos sebagai hoaks. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top