Prostitusi Vanessa Agel Ditanyakan dalam Seleksi Hakim Agung

publicanews - berita politik & hukumCalon Hakim Agung Suwidya Abdullah, yang juga hakim Pengadilan Tinggi Sumatera Utara, dalam seleksi wawancara, Kamis (3/1) pekan lalu. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak 12 calon Hakim Agung tengah menjalani seleksi sejak Kamis (3/1) pekan lalu. Hari ini, tim seleksi melakukan tes wawancara terbuka. Salah satu calon adalah Mohamad Puguh Haryogi.

Anggota Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi mempertanyakan mengenai maraknya prostitusi online. Puguh ditanyakan bagaimana memberi efek jera.

Awalnya, Puguh yang masuk seleksi Hakim Agung Kamar Pidana ini menyoroti kurangnya sensor terhadap konten sensitif di media sosial. Selain itu, kondisi itu lantaran kurangnya nilai agama dan Pancasila di masyarakat.

Ia juga melihat bebasnya media massa sehingga membuat sensor makin berkurang. Kemudian, ia melihat perlunya dibuatkan aturan lebih rinci mengenai prostitusi online.

"Sementara ini kalau sekarang kita lihat, kita lihat Vanessa Angel dan sebagainya itu, dia hanya dinyatakan sebagai korban," kata Puguh di Gedung KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Menurutnya, patut diduga uang hasil prostitusi tidak hanya dinikmati mucikari, tetapi juga sampai ke tangan pelaku. Ia menilai perlu adanya aturan lebih rinci sehingga bisa dikategorikan turut serta dalam melakukan perbuatan pidana.

"Legislasi terhadap aturan ini yang mungkin perlu untuk dibuat lebih jelaslah lagi terhadap korban, apakah sesuai korban, atau juga turut serta dalam perbuatan pidana itu," ujar Puguh dalam jawabannya.

Ia melihat ada kekosongan hukum yang harus disiasati oleh penyidik. "Tapi menurut saya harus dibuat aturan pada penyidik, untuk membuat penjeraan itu terjadi, dengan mencantumkan, mencari aturan yang jelas mengenai terhadap hal tersebut," Puguh menjelaskan.

Ke-12 calon Hakim Agung ini terbagi dalam kamar Pidana, Perdata, Militer, Tata Usaha Negara (TUN), dan Agama. Kamar Pidana terdiri dari Ahmad Shalihin, Matheus Samiaji, Pahala Simanjuntak, dan Ridwan Mansyur. Kamar Perdata ada satu calon, yakni Suwidya Abdullah.

Sedangkan dari Kamar Agama ada Cholidul Azhar, Imron Rosyadi, dan Insyafli. Untuk kamar TUN adalah Sartono, dan kamar Militer adalah Kol. CHK (K) Tama Ulinta Br. Tarigan, dan Kol. Dr. Tiarsen Buaton.

Seperti diketahui, artis FTV Vanessa Angel digerebek tengah melayani hubungan intim dengan pria hidung belang. Vanessa dan pria tersebut dibebaskan. Dua wanita diduga mucikari dijadikan tersangka kasus perdagangan orang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top