Andi Arief Ancam Geruduk Kubu Jokowi

publicanews - berita politik & hukumWakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief. (Foto: Twitter/@AndiArief_)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mabes Polri meminta Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief tidak main hakim sendiri. Pernyataan itu muncul setelah Andi mencuit hendak menggereduk kubu pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Polri yang merupakan insitusi negara yang berkompeten melakukan penegakkan (hukum)," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (7/1). Ia meminta Andi untuk melaporkan ke Polri bila ada permasalahan hukum.

Terpisah, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, mengatakan tidak merasa perlu persiapan menyusul ancaman Andi tersebut.

"Dia mau ngapain aja silakan, saya tidak perlu ada persiapan," ujar Arya. Ia mengaku tidak takut dengan ancaman geruduk tersebut.

Kemarin, melalui akun Twitternya @AndiArief_, Andi mencuti akan menggeruduk dengan baik-baik rumah beberapa orang anggota TKN Jokowi-Ma'ruf. Andi menyebut akan menjemput, antara lain, Arya Sinulingga, Hasto Kristiyanto, Ali Mochtar Ngabalin, Guntur Romli, PSI, dan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf. Lalu membawa mereka ke Bareskrim Polri.

Alasan Andi, karena nama-nama di atas itu sebagai pemfitnah. "Saya akan geruduk juga dengan baik-baik rumah mereka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim," tulis Andi.

Ia mengklaim sudah mengantongi alamat rumah dari nama-nama tersebut. "Saya sudah mencatat alamat seluruh rumah pemfitnah saya. Saya mohon izin pak polisi, saya akan geruduk baik-baik dan menyerahkan ke polisi," aktivis '98 itu menambahkan.

Ancaman geruduk, Andi menambahkan, sebagai respon atas penggerudukan yang dilakukan aparat kepolisian ke rumah Andi di Lampung.

Namun, Polda Lampung membantah adanya aksi geruduk tersebut. Kepolilsian menambahkan, rumah yang didatangi aparat kepolsian sudah bukan milik eks Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bidang Bantuan Sosial dan Bencana itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top