Bendahara PSSI Diperiksa Selasa Lusa Untuk Kasus Klub Persibara

publicanews - berita politik & hukumKantor PSSI di Gelora Bung Karno, Jakarta. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola berencana meminta keterangan Bendahara PSSI Berlington Siahaan, Selasa (8/1) lusa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, Berlington menjadi saksi atas laporan manajer klub Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.

"Panggilan saksi untuk kasus Lasmi," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (6/1).

Dedi menambahkan, surat panggilan telah dilayangkan kepada Berlinton, yang juga Dirut PT Liga Indonesia Baru.

Lasmi melaporkan adanya dugaan pengaturan skor, sekaligus sejumlah pihak yang meminta uang agar salah satu tim bisa naik dari Liga 3 ke Liga 2.

Dalam kasus pengaturan skor ini polisi telah menetapkan dan menahan empat orang tersangka. Keempatnya diduga terlibat dalam pengaturan skor di Liga 3 di Jawa Tengah. Salah satunya terlibat dalam pengaturan skor laga Persibara Banjarnegara.

Mereka adalah anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Riyanto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johat Ling Eng, mantan wasit futsal Anik Yuni Artika dan ayahnya yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Polisi mengenakan pasal dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top