Kemenpora Ingatkan PSSI, Satgas Mafia Bola Bukan Intervensi

publicanews - berita politik & hukumSekretaris Kemenpora Gatot Dewo Broto usai diskusi 'Sepak Mafia Bola' di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1). (Foto: Publicanews/Edi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga sangat berharap Satgas Mafia Bola bisa menuntaskan kasus pengaturan skor dalam pertandingan sepakbola dalam kompetisi di lingkup PSSI.

Sekretaris Kemenpora Gatot Dewo Broto mengatakan, tidak adanya skandal pengatutan skor merupakan janji Ketua Umum PSSI Edi Rahmadi.

"Moga beliau masih ingat janji pidatonya pada Januari 2017 lalu. Kami masih ingat benar," ujar Gatot dalam diskusi 'Sepak Mafia Bola' di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1).

Untuk itu ia berharap agar PSSI tidak jengah saat hendak diperiksa. "Bila kami dipanggil langsung datang. Saya harap pengurus PSSI juga demikian," katanya.

Menurut Gatot, pembentukan satgas bukan intervensi pemerintah atau Kementerian di tubuh PSSI. Sebaliknya, kondisi pengaturan skor sudah pada tahap akut. Tidak hanya pada tingkat lokal dan nasional tetapi juga lintas negara di ASEAN.

Ia menyebut sistem dalam pengaturan skor sangat rapi dilakukan oleh para pelaku. "Bahkan, Pak Slamet Rahardjo hendak bikin mafia bola tapi produser yang takut," kata Gatot memberi analogi.

Kemenpora menghendaki satgas tidak berhenti hingga mafia benar-benar berhasil dituntaskan hingga akar-akarnya. Gatot juga menegaskan Kemenpora tidak akan ikut-ikutan membentuk satgas mafia bola.

Kemenpora tidak akan mencampuri kepengurusan PSSI. "Istilahnya tidak akan mengobok-obok Pak Edi (Ketum PSSI Edi Rahmayadi)," Gatot menegaskan.

Ia meminta PSSI tidak memandang kehadiran satgas sebagai campur tangan di tubuh internal PSSi. "Jangan kemudian PSSI lapor adanya intervensi ke FIFA," Gatot mengingatkan.

Intervensi sangat diharamkan dalam institusi sepakbola dunia, sepeti termaktub dalam pasal 13,14, 15 Statuta FIFA.

Humas Satgas Mafia Bola Kombes Syahar Diantono mengatakan, satgas menemukan adanya suap, penggelapan, dan tindak pencucian uang dalam skandal pengaturan bola ini. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah05 Januari 2019 | 20:17:38

    Babat abis pak. Masak olahraga dipakek judi. Gak bener banget lah. Tangkepin aja.

Back to Top