Tim Gabungan Sudah Kuasai Kabupaten Nduga Secara Penuh

publicanews - berita politik & hukumPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Posko Gabungan TNI-Polri di Wamena, Papua. (Foto: Instagram/@puspentni)
PUBLICANEWS, Sleman - Tim gabungan TNI-Polri masih mengevakuasi semua korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Saat ini, Kabupaten Nduga yang sebelumnya menjadi markas KKB sudah sepenuhnya dikuasai pihak keamanan.

Kadiv Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan, belasan korban tewas dalam peristiwa pembantaian terhadap pekerja BUMN PT Istaka Karya. Mereka sedang membangun jembatan di jalur Trans Papua, Kabupaten Nduga.

"Kami sudah menguasai keadaan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua," ujar Iqbal di sela acara pengukuhan Polda DIY menjadi Tipe A, di Mapolda DIY, Jumat (7/12).

Iqbal menambahkan, puluhan tawanan yang berhasil melarikan diri sudah dievakuasi aparat. Sementara soal jumlah korban tewas, Iqbal belum bisa merinci karena masih dalam proses penyidikan.

“Karena ini berkaitan dengan prosedur hukum, kita akan pastikan berapa sebenarnya angka sampai hari ini yang meninggal dunia," Iqbal menjelaskan.

Namun, Iqbal menambahkan, dugaan sementara ada 20 korban meninggal. Rinciannya adalah 19 pekerja dan 1 anggota TNI. "Itu keterangan dari saksi hidup yang berhasil melarikan diri. Kami akan olah TKP," Iqbal menegaskan.

Ia juga menegaskan, proyek pembangunan jembatan tetap berjalan. "Negara tidak boleh kalah oleh siapa pun, apalagi KKB," ujarnya. "Ini keji sekali," Iqbal menandaskan.

Ia mengingatkan bahwa para pekerja sedang membangun fasilitas, program pemerintah, untuk kesejahteraan masyarakat setempat. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top