Survei LSI Deny JA

Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul 20 Persen

publicanews - berita politik & hukumElektabilitas Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandiaga dalam tempat bulan terakhir. (Foto: LSI Deny JA)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tidak ada yang baru dari hasil sigi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang pergerakan eletabilitas pasangan capres-cawapres Pilpres 2019. Setelah dua bulan berkampanye, hasilnya pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat dukungan 53,2 persen.

Pasangan nomor urut 01 itu masih tetap unggul dibanding paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dipilih oleh 31,2 persen responden. Responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 15,6 persen.

Pendiri LSI Denny JA mengatakan, dalam dua bulan kamapnye tidak ada perubahan elektabilitas yang sigifikan. "Meski mengalami turun naik, tetapi tidak mengubah selisih elektabilitas,"ujar Deny dalam siaran persnya, Kamis (6/12).

Pergerakan tingkat elektabilitas terjadi ketika ada isu, seperti kasus hoaks Ratna Sarumpaet dan pembakaran bendera Tauhid.

"Isu hoaks Ratna Sarumpaet memberikan surplus positif isu kepada Jokowi dan kasus pembakaran bendera Tauhid memberikan surplus positif terhadap Prabowo," Deny menjelaskan.

Selama dua bulan ini, tim kampanye belum berhasil mengkomunikasikan program-program pasangan dengan baik. Padahal, program kedua calon berpotensi meningkatkan elektabilitas.

"Dua bulan masa kampanye program dikalahkan oleh isu sensasional," ujar Deny.

Survei ini dilakukan pada 10-19 November 2018 di 34 provinsi. Survei menggunakan 1.200 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling pada kisaran margin of error 2,9 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top