Sebanyak 16 Jenazah Korban KKB Dibawa ke Timika

publicanews - berita politik & hukumHelikopter milik TNI yang digunakan untuk mengevakuasi para korban KKB Egianus Korya di Nduga, Papua. (Foto: istimewa).
PUBLICANEWS, Jayapura - Wakapendam Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax mengatakan, 16 jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya akan dibawa ke Timika. Mereka ditemukan tim gabungan TNI Polri saat menyisir Distrik Yigi dan Distrik Mbua di Kabupaten Nduga, Papua.

"Keenam belas jenazah saat ini sedang dipersiapkan (untuk) evakuasi menuju Timika menggunakan heli TNI AD," ujar Dax di Jayapura, Papua, Kamis (6/12).

Mengenai indentitas 16 korban tersebut, Dax belum bisa menjelaskan karena semua jenazah belum teridentifikasi. "Belum bisa dipastikan apakah keseluruhan 16 korban tersebut karyawan PT Istaka Karya atau pihak lain," Dax menjelaskan.

Saat mengevakuasi keenam belas jenazah itu, tim gabungan juga menemukan 3 korban selamat. Dax mengatakan, total korban selamat yang ditemukan menjadi 15 orang. Rinciannya, 7 karyawan Istaka Karya, 6 pekerja bangunan Puskesmas Mbua, dan 2 pekerja SMP Mbua.

Dax juga menyebutkan satu anggota TNI gugur, satu orang mengalami luka dari TNI dan Brimob akibat terkena terjangan peluru dari KKB.

"Saat ini keduanya tengah menjalani perawatan di Wamena," Dax menambahkan.

Sementara itu Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin menjelaskan, karena kondisi cuaca yang tidak mendukung menyebabkan jenazah korban KKB akan dialihkan ke Timika.

“Selain faktor cuaca, fasilitas di Timika juga lebih memadai dibanding yang ada di Wamena,” kata Sormin.

Untuk delapan warga sipil yang dievakuasi dari sekitar Mbua tetap dibawa ke Wamena. "Saya bersama Pangdam Cenderawasih akan ke Mbua untuk melihat kondisi dan situasi di kawasan itu,” Sormin menjelaskan.

Proses evakuasi terhadap korban dilakukan dengan menggunakan helikopter milik TNI AD. Saat ini ini sudah ada empat heli yang dikerahkan, termasuk jenis MI. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top