Kutuk Keras Aksi KKB, DPR Minta BIN Temukan Markas Mereka

publicanews - berita politik & hukumKetua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: dpr.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Badan Intelijen Negara (BIN) segera mendapatkan informasi apapun mengenai keberadaan dan mencari persembunyian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Guna memberikan masukan kepada TNI dan Polri mengejar para pelaku maupun penumpasan KKB," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/12).

DPR mengutuk aksi keji kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya itu karena telah membunuh 31 orang yang mayoritas pekerja PT Istaka Karya di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (1/12).

Oleh sebab itu Bamsoet, sapaan Bambang, berharap kekuatan pasukan khusus tim gabungan TNI dan Polri mampu memburu dan menangkap para pelaku dengan cepat. "Harus ditumpas sampai ke akar-akarnya karena tidak boleh dianggap kecil," ujarnya.

Ia juga meminta aparat keamanan segera membebaskan 15 orang yang disandera oleh kelompok separatis tersebut. Hal tersebut mengingat medan yang berat berada di wilayah pedalaman yang belum memiliki sinyal ponsel.

Menurutnya, pembunuhan 31 otrang tersebut lenih tepat disebut aksi pembantaian. Tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut keamanan negara. Oleh karena itu, pemerintah diminta jangan mempedulikan soal biaya. Hal utama adalah keselamatan warga negara.

"Demikian soal HAM, saya pribadi mendorong itu ditindak tegas urusan HAM kita bicarakan kemudian," Bamsoet menambahkan.

Dalam waktu dekat, DPR akan memanggil Panglima TNI dan Kapolri guna mendengar penjelasan penanganan dalam konflik bersenjata di Papua.

"Ini juga untuk mempersempit ruang gerak KKB dalam melakukan tindak kriminalitas, apalagi memasuki Natal dan Tahun Baru 2019," kata politisi Partai Golkar itu. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top