Jenazah Terakhir Pilot Lion Air JT 610 Bhavye Suneja Teridentifikasi

publicanews - berita politik & hukumPilot Lion Air Bhanye Suneja dan istrinya Garima Sethi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari terakhir operasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi 16 jenazah korban pesawat Lion Air JT 610. Salah satunya, pilot berkewarganegaraan India Bhavye Suneja

"Hari ini kita dapat mengidentifikasi sebanyak 16 penumpang, salah satunya pilot atas nama Bhavye Suneja," kata Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi dalam jumpa pers di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (23/11).

Hari ini merupakan hari terakhir identifikasi korban. Penghentian dilakukan karena sampel body part korban dari 195 kantong jenazah yang terkumpul sudah habis.

Proses identifikasi telah dimulai sejak 29 Oktober lalu. Hingga siang ini sudah 125 penumpang yang berhasil teridentifikasi, dengan rincian 89 laki-laki dan 36 perempuan.

Sementara itu, Direktur Service Airport Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi dalam jumpa pers itu mengatakan, dari 189 penumpang ada 64 korban yang tidak teridentifikasi. Manajemen Lion Air akan menyerahkan data 64 orang korban itu ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

"Data ini akan diteruskan Dukcapil ke dinas di wilayah domisili korban untuk penerbitan surat kematian," ujar Daniel.

Data tersebut akan diserahkan pada ahli waris dan disaksikan notaris. Pengadilan akan menyerahkan asuransi sesuai Peraturan Menteri Nomor 77 Tahun 2011. "Nanti hari Selasa, minggu depan," Daniel menambahkan.

Total asuransi per individu Rp 1,250 miliar. Selain itu, Lion Air juga memberikan uang pemakaman Rp 25 juta dan Rp 50 juta untuk bagasi per individu.

Seperti diketahui pesawat tipe Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air itu terbang membawa 189 penumpang, termasuk awak pesawat. Pesawat bertolak dari Bandar Udara Soekarno-Hatta menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkalpinang, Senin (29/10) lalu. Pesawat jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top