FPI Duga Pemasang Bendera Tauhid di Rumah Rizieq dari 'Pejaten'

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab saat dimintai keterangan polisi dan bendera Tauhid di tembok belakang rumahnya di Mekkah, Arab Saudi. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) membantah Rizieq Syihab memasang bendera bertuliskan kalimat tauhid di dinding luar belakang rumahnya di Mekkah, Arab Saudi.

Pembina Majelis Syuro DPP FPI Muhsin Al Attas mengakui bendera yang terpasang di rumah Imam Besar FPI itu sama dengan yang dikibarkan pada Aksi Bela Tauhid, pekan lalu.

Namun ia membantah Rizieq atau anggota keluarga yang memasangnya."Enggak benar itu," katanya, Kamis (8/11).

Ia menambahkan, bendera bertuliskan kalimat Tauhid tidak bisa ditempel di sembarang tempat di Arab Saudi.

Menurut Jubir FPI Munarman, pemasangan bendera hitam bertuliskan kalimat 'Laa ilaaha illallah Muhammadur rasulullah' di tembok rumah Rizieq merupakan kerja Intelijen Indonesia.

Rizieq Syihab Dijemput Intelijen dan Ditahan Semalam di Kantor Polisi

"Beliau menyampaikan bahwa pihak yang diduga kuat sebagai pelaku adalah 'intelijen busuk dari Indonesia'," ujar Munarman, kemarin.

Ia pun menyebut anggota lapangan 'Pejaten' (kantor Badan Intelijen Negara - BIN) akan segera meninggalkan Arab Saudi.

Diketahui, sehari sebelum kejadian, kamera CCTV di depan rumah Rizieq hilang. Namun, Rizieq tidak melaporkan kejadian itu kantor polisi setempat.

Atas tudingan ini, BIN belum memberi tanggapan hingga saaat ini.

Seperti diketahui Rizieq dijemput kepolisian Mekkah dan Mabahis 'Aamah (Direktorat Intelijen Umum) pada Rabu (5/11). Rizieq sempat dimintai keterangan meski kemudian dibebaskan pada Selasa (6/11) pukul 20.00 waktu setempat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top