Lion Air Jatuh

Keluarga Korban: Mana Perwakilan Lion Air? Mana?

publicanews - berita politik & hukumPemilik Lion Air Rusdi Kirana (ketiga dari kiri) mendengarkan protes keluarga korban jatuhnya Lion Air JT 160 di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ratusan keluarga korban jatuhnya Lion Air JT-610 memadati Ballroom Teluk Jakarta, Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11). Mereka menddengarkan paparan dari sejumlah pihak terkait penanganan musibah jatuhnya pesawat di Tanjung Karawang.

Keluarga korban mempertanyakan ketidakhadiran manajemen Lion Air, yang hanya diwakili pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana.

Hal itu membuat kecewa keluarga dari 181 penumpang yang hadir. Salah satunya, ayah dari korban penumpang Fahmi Perdana Sukandar, Bambang.

“Saya mau tahu, mana perwakilan dari Lion? Mana?” Bambang bertanya.

Pemilik Lion Air Rusdi Kirana yang kini menjabat sebagai Duta Besar Malaysia langsung berdiri dari kursinya. Ia didampingi Presiden Direktur Edward Sirait dan Direktur Pelaksana Putut Kuncoro Adi.

Ketiganya menghadap ratusan keluarga korban. Rusdi sempat membungkuk menyimbolkan permintaan maaf sambil menelungkupkan kedua tangannya.

Namun, ia tidak menyampaikan sepatah kata pun.

Bambang mengaku kecewa karena selama ini Lion tidak bertanggung jawab. Ia menyebut tidak pernah sekalipun manajemen Lion menghubungi keluarga korban.

“Menelepon dan memberikan kabar saja tidak. Kami malah cari-cari informasi sendiri. Itu yang jadi permasalahan. Kami kehilangan anak terkasih,” katanya.

Ia menegaskan seharusnya Lion Air diberi sanksi yang berat karena telah menyebabkan kecelakaan. Bambang kecewa karena Lion hanya bicara soal kompensasi padahal itu sudah diatur dalam undang-undang.

"Ini masalah nyawa. Bukan materi yang bisa dibuang ke laut,” ujarnya penuh emosi.

Dalam acara ini hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, dan Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top