Sindir BBM Naik, Fadli Zon Dendangkan 'Naik-naik ke Puncak Gunung'

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto: DPR.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kenaikan harga BBM yang ditetapkan pemerintah mulai Rabu (10/10) ini mengundang reaksi banyak kalangan, termasuk politisi. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir dengan mengubah lagi 'Naik-naik ke Puncak Gunung' karya Ibu Sud.

Fadli mengubah lirik menjadi 'Naik-naik BBM naik, tinggi-tinggi sekali,' di akun Twitternya @fadlizon, Rabu (10/10).

Selain BBM, Fadli juga menyinggung listrik dan pajak yang ia sebut naik tinggi sekali. Wakil Ketua DPR itu menambahkan satu baris kalimat 'banyak rakyat sengsara'.

Berikut lirik lagu yang ia ubah dalam tulisan dengan huruf besar semua: NAIK NAIK BBM NAIK/TINGGI TINGGI SEKALI
NAIK NAIK LISTRIKPUN NAIK/TINGGI TINGGI SEKALI
NAIK NAIK PAJAK PUN NAIK/TINGGI TINGGI SEKALI
KIRI KANAN KULIHAT SAJA/BANYAK RAKYAT SENGSARA 2x

Menanggapi pengubahan lirik lagu anak-anak ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tidak kaget. Menurutnya, Fadli Zon selalu menyindir.

"Kayak nggak tau Pak Fadli Zon aja hahaha... Pak Fadli Zon kan seperti itu. Kalau nggak kayak gitu bukan Fadli Zon," ujar Hasto di rumah Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, sore tadi.

Fadli sebelumnya mengunggah lagu 'Potong Bebek Angsa'. Buntut video tersebut, Fahri dilaporkan polisi.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melaporkan Fadli mengatakan gubahan lirik lagu 'Potong Bebek Angsa' dianggap berisi fitnah kepada Presiden Jokowi.

Mengenai BBM, Pemerintah batal menaikkan harga jenis Premium menjadi Rp 7.000 per liter. Semula dijadwalkan kenaikan dimulai pada Rabu sore ini.

Namun, kenaikan terjadi pada Pertamax menjadi Rp 10.400 dari sebelumnya Rp 9.500 per liter. Pertamax Turbo dibanderol Rp 12.250 , Pertamina Dex Rp 11.850, Dexlite Rp 10.500, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top