Polri Siap Kawal Capres-Cawapres 24 Jam

publicanews - berita politik & hukumWakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto dan Ketua KPU Arief Budiman saat mengumumkan penetapan capres dan cawapres 2019 di Kantor KPU, Jakarta Pusat. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyerahkan surat permintaan pengamanan bagi kedua pasangan calon Pilpres 2019 kepada Polri. Secara simbolik, Polri memberikan surat pengamanan melekat kepada kedua paslon.

Seiring penetapan berubahnya status pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019, KPU menyerahkan pengamanan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subanti-Sandiaga Uno kepada Polri.

"Kami menyerahkan secara simbolis SK tim petugas pengawalan pasangan capres-cawapres kepada Polri," kata Ketua KPU RI Arief Budiman usai pengumuman penetapan capres dan cawapres 2019, di Gedung KPU, Kamis (20/9).

Surat dari kepolisian itu kemudian akan diserahkan ke masing-masing pasangan capres-cawapres. Nantinya, para pasangan calon bisa mengetahui nama-nama petugas yang akan mengawal mereka sepanjang delapan bulan ke depan.

"Agar diketahui nama-nama siapa saja yang ditugasi untuk pengawalan sampai tahapan Pilpres nantinya," ujar Arief.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Ari Dono yang mendampingi Arief menjelaskan akan ada 37 personel Polri terlatih siap menjaga pasangan capres-cawapres. Pengamanan itu melekat selama 24 jam.

"Itu khusus di Jabodetabek. Kalau kegiatan di luar Jabodetabek setiap Polda mengamankan mulai dari penjemputan sampai di lokasi kegiatan," Ari Dono menuturkan.

Terkecuali pengamanan bagi petahana yakni Presiden Jokowi akan ditambah dari pasukan pengamanan presiden (paspamres).

"Jumlah pengamanan masih sama seperti biasanya. Khusus petahana melekat Paspampres," katanya.

Selain itu, Polri akan memperketat pengamanan di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019.

Rencananya pengundian nomor urut tersebut dilaksanakan Jumat 21 September 2018 pukul 20.00 WIB. "Untuk mengantisipasi gesekan massa dari kedua kubu," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top