Jokowi Ingatkan Masyarakat Tetap Rukun Meski Beda Pilihan Politik

publicanews - berita politik & hukumPresiden Joko Widodo membuka Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di The Forest Resort, Pamoyanan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9). (Foto: The World News)
PUBLICANEWS, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bangsa Indonesia sangat rugi besar bila gara-gara Pemilu menjadi pecah. Ia meminta masyarakat tetap hidup rukun meski beda pilihan politik.

Kepala Negara mengatakan hal itu dalam sambutan pembukaan Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di The Forest Resort, Pamoyanan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9).

"Jangan sampai Pilgub, Pilwakot, Pilpres yang setiap lima tahun kita adakan kita jadi pecah. Rugi besar bangsa ini, rugi besar," ujar Jokowi .

Ia mengingatkan bangsa Indonesia merupakan negara besar. Selain memiliki wilayah yang luas dan penduduk yang banyak, Indonesia juga dianugerahi oleh tuhan banyak suku, adat, tradisi, dan agama, serta bahasa daerah yang banyak.

"Ini negara yang sangat besar. Kelihatan kalau saudara-saudara pergi dari ujung barat ke timur, utara, selatan baru terasa negara besar," Jokowi menambahkan.

Presiden meminta masyarakat untuk memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019 dengan mencoblos kertas suara calon atau pasangan calon yang terbaik. Setelah itu diharapkan kembali rukun dan bersatu.

"Jangan bawa-bawa (sampai lama), sudah berlalu masih dibawa-bawa, nanti pecah bangsa ini," Jokowi mengingatkan.

Jokowi menyindir para politisi yang pintar mempengaruhi masyarakat dengan saling mengejek. Ia berharap masyarakat tidak terpengaruh. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top