Kemenpora Beberkan Kronologi Aset Terbawa Roy Suryo

publicanews - berita politik & hukumSesmenpora Gatot S Dewabroto dan pengacara Tigor Simatupang memberi penjelasan pers di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9). (Foto: kemenpora.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewabroto melakukan pertemuan dengan kuasa hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang. Gatot didampingi 15 staf Kemenpora yang mengetahui sejak awal bagaimana aset negara itu terbawa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

"Kami sampaikan kronologi bagaimana semua bisa terjadi, tapi itu tidak patut kami jelaskan semua ke media," kata Gatot seusai pertemuan yang berlangsung 30 menit di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

Ia hanya menjelaskan mengenai surat yang sudah dikirimkan kepada Roy sebanyak empat kali sejak 2014. Namun dua surat pertama dikatakan tidak diterima Roy. Namun surat ketiga yang ditandatangani Menpora Imam Nahrowi pada 2016 mendapat tanggapan.

"Kemudian ada pengembalian barang secara bertahap tiga kali. Pengembalian, tapi total itu nilainya sekitar Rp 500 juta. Sekarang barangnya ada di Bogor," Gatot, kakak kelas Roy semasa kuliah di UGM, menjelaskan.

Setelah itu, Kemenpora mengirim surat kembali pada Mei 2018. Adapun jumlah barang sesuai dengan audit BPK sebanyak 3.226 unit senilai Rp 8,51 miliar. "Ini akan tetap memunculkan masalah karena dianggap Kemenpora belum bisa menyelesaikan," ujarnya.

Penjelasan ini, kata Gatot, agar kuasa hukum Roy Suryo bisa mengetahui secara rinci duduk permasalahannya.

Menurut Gatot, pada tahap selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan surat-menyurat antara Roy dan Kemenpora. "Saya bilang lebih baik tertulis nanti akan kami bantu jawab segera secara tertulis," katanya.

Mengenai hasil pertemuan siang tadi, Gatot mengatakan masih pada tahap awal alias kick off. "Ini kan kalau di sepakbola baru kick off baru menit awal ya, jadi ini prosesnya masih panjang," ia menambahkan.

Menurut Tigor, hasil pertemuan akan segera disampaikan kepada Roy yang kini masih di Yogyakarta. Ia akan segera mengirimkan permintaan penjelasan secara tertulis kepada Kemenpora.

"Banyak hal yang ingin kami tanyakan. Namun, terkait apa saja, nanti kita sampaikan secara tertulis," ujarnya.

Tigor juga menegaskan persoalan ini tidak terkait unsur politik. Sementara, Gatot menambahkan ia sangat menghargai Roy sebagai orang yang mengajaknya bergabung di Kemenpora sebagai deputi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top