Gagal Jadi Cawapres, AHY Menyebutnya Takdir

publicanews - berita politik & hukumAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sandiagan Uno bertemu di rumah SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8) siang. (Foto: Abror Rizki)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hari ini genap berusia 40 tahun. Prasyarat mutlak untuk mengikuti pilpres sebenarnya telah terpenuhi.

Namun, dewi fortuna belum memihak mantan Mayor TNI AD ini. Ia tersisih dari nominasi calon wakil presiden dalam Pilpres 2019.

"Saya mohon maaf jika karena berbagai faktor saya belum memiliki peluang untuk bisa menjadi cawapres," kata AHY dalam pernyataan di rumah ayahanda sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8).

AHY menjelaskan, ia sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi harapan para kader Demokrat. Salah satu upaya yaitu keliling Nusantara untuk mendengar dan menyerap aspirasi warga selama setahun terakhir ini.

"Saya menangkap ada rasa sedih, kecewa bahkan marah dari sebagian melihat situasi ini. Tapi saya mengajak agar kita semua dapat menerima takdir Allah SWT. Saya yakin ini terbaik bagi diri saya pribadi, juga bagi bangsa," suami artis Annisa Pohan itu menambahkan.

Awalnya, peluang AHY mendampingi Ketua Umum Gerindra sebagai cawapres mulai menguat ketika SBY menyatakan berkoalisi dengan Gerindra dan mendukung Prabowo. Namun, di hari akhir sebelum deklarasi peta koalisi Prabowo berubah.

PAN dan PKS menolak AHY disandingkan dengan mantan Pangkostrad itu. Kedekatan Prabowo dengan PKS dan PAN selama ini memunculkan nama lain, yaitu Sandiaga Uno.

Tidak dipilihnya AHY dan adanya tudingan uang mahar membuat hubungan Demokrat dan Prabowo sempat meregang. Prabowo harus bolak-balik ke Kuningan untuk merekatkan kembali keretakan itu. Tercatat sepanjang Kamis kemarin Prabowo dua kali menemui SBY.

Pertemuan SBY dan Prabowo akhirnya berbuah manis. Jumat (10/8) pagi, Prabowo mengatakan SBY memberikan dukungan kepadanya sebagai calon presiden.

Prabowo ditemani Amien Rais pagi tadi kembali menemui SBY. Partai Demokrat menjadi pengusung Prabowo-Sandiaga Uno. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top