PKS Ingin Cawapres, Ini Kata Demokrat

publicanews - berita politik & hukumAHY saat bertemu dengan Prabowo. (Foto: Instagram/Agus Yudhoyono)
PUBLICANEWS, Jakarta - Parta Keadilan Sejatera (PKS) bersikukuh agar bisa menjagokan kadernya dalam kontestasi Pilpres 2019. Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring bahkan mengancam akan jalan sendiri bila tak dapat jatah minimal posisi cawapres.

Tidak hanya PKS yang mengeras. Partai Demokrat juga terus menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk posisi Cawapres. Partai besutan Presiden ke-6 RI itu bahkan siap berkoalisi dengan partai mana saja yang bersedia menawarkan posisi calon orang kedua di republik.

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean mengatakan, apa yang dilakukan partainya maupun PKS merupakan suatu kewajaran dalam komunikasi politik.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa semua parpol tidak bisa memaksakan Prabowo untuk memilih kader PKS sebagai wakilnya.

"Karena Gerinda itu partai yang mandiri jadi tidak bisa paksa-memaksa, tidak bisa tekan-menekan, ya maka harus ada lobi politik dan negosiasi," ujar Ferdinand di DPP PD, Jakarta Pusat, Selasa (10/7).

"Selama janur kuning belum berdiri, percaya itu pernikahan belum terjadi (koalisi tidak akan terjadi)," ia menambahkan.

Bahkan, katanya, di detik akhir masa pendaftaran konfigurasi paslon bisa berubah. Ia menyebut koalisi partai masih sangat cair dan banyak kemungkinan kombinasi paslon bisa terbentuk. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top