Jelang Ramadhan, Para Sahabat Nyekar ke Makam Taufiq Kiemas

publicanews - berita politik & hukumPara sahabat nyekar di makam Taufiq Kiemas di TMP Kalibata, dipimpin Ketua Umum Seknas Jokowi Muhammad Yamin, Rabu (16/5). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Meski cuaca dalam gerimis, ratusan sahabat menyekar ke makam Ketua MPR RI 2009-2013 almarhum Taufiq Kiemas (TK), Rabu (16/5) sore. Selain para sahabat, ziarah di Taman Makam Pahlawan Kalibata itu juga diikuti kalangan relawan Jokowi, politisi PDI Perjuangan, dan tim produksi film Abang.

"Nyekar menjelang bulan puasa seperti ini selalu kami lakukan sejak Pak Taufiq wafat lima tahun lalu. Beliau merupakan tokoh bangsa yang kami hormati dan teladani," kata Muhammad Yamin, sahabat almarhum TK yang juga Ketua Umum DPN Seknas Jokowi.

Sahabat TK yang hadir, antara lain pengusaha otomotif Mulya Jaya Sahid, polititisi PDIP Abidin Fikri dan Masinton Pasaribu, Beathor Suryadi, Imran Hasibuan, Dedi Mawardi, Rustam Mandayun, dan produser film Ody Mulya Hidayat.

Acara nyekar ini juga diselingi dengan pembacaan puisi Seutas Benang oleh penyair Marlin Dinamikanto. Puisi itu merupakan ode untuk Taufiq Kiemas yang ditulis saat suami Megawati Soekarnoputri itu wafat.

Rencananya, medio Juni nanti Yamin dan para sahabat akan menggelar haul Taufiq Kiemas yang kelima tahun.

Dalam kesempatan yang sama, produser eksekutif Max Picture Ody Mulya Hidayat dan penggagas film, Imran Hasibuan, menjelaskan perkembangan produksi film biopic Taufiq Kiemas yang berjudul Abang.

Ody Mulya mengatakan, ia bekerja sama dengan investor yang akan membiayai proses produksi film tersebut. Kini film sudah sampai tahap pra-produksi.

"Dalam waktu beberapa bulan ke depan, film Abang sudah mulai produksi. Dan mudah-mudahan awal tahun depan sudah bisa tayang perdana," kata Ody Mulya.

Seperti diketahui, film Abang digagas para sahabat almarhum TK sejak awal tahun ini. Produksi film ini juga sudah direstui dan mendapat masukan dari Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, putri almarhum TK dan Megawati Soekarnoputri. (ist)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top