Mahathir Mohamad Menang Karena Sentuh Kalangan Muda

publicanews - berita politik & hukumAnggota DKPP Alfitra Salam. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menilai kemenangan Mahathir Mohamad dalam pemilu Malaysia karena diminati kalangan muda.

Kurang lebih 85 persen generasi muda ikut memilih, karena isu yang dibawa koalisi Pakatan Harapan sebagai pengusung Mahathir, menyentuh kehidupan dan ekonomi anak-anak muda

"Seperti nikah dan pajak-pajak yang berkaitan dengan anak muda bukan hanya mau dikurangi," kata anggota DKPP Alfitra Salam usai diskusi 'Analisis Pemilu Malaysia dan Pelajaran untuk Indonesia' di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

DKPP melihat kemenanangan aliansi oposisi Pakatan Harapan dan satu partai di negara bagian Sabah meraih 115 kursi parlemenĀ karena Mahatir menawarkan reformasi.

Perdana Menteri berusia 92 tahun itu memberikan keyakinan kepada pemilih, yang sebelumnya sempat takut-takut. Selain itu dipengaruhi oleh identitas politik.

"Namun kini berani melakukan perubahan dan terus memilih calon-calon koalisi Pakatan Harapan," ujarnya.

Alfitra mengatakan, seolah Mahathir melepas masa lalunya sebagai tokoh yang amat berperan dalam pembentukan koalisi pemerintah Barisan Nasional.

Indonesia bisa belajar dari Malaysia terkait pola koalisi yang dibentuk. Menurutnya, punya sisi positif bagi pembentukan pemerintah yang saat ini memasuki pemilu pilpres 2019.

"Kalau di Indonesia kan setiap pemilu berubah ubah koalisinya. Sekarang bagaimana mewujudkan koalisi permanen itu," Alfitra menuturkan.

Seperti diketahui, Mahathir berhasil mengalahkan Perdana Menteri Najib Razak dari koalisi Barisan Nasional. (imo)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top