Youtube Jadi Sarana Kampanye ISIS Paling Efektif

publicanews - berita politik & hukumTenaga Ahli Bidang Literasi Kominfo Doni BU usai diskusi 'Cegah dan Perangi Aksi Teroris' di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu (16/5). (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pasca aksi terorisme satu keluarga di Surabaya, Kominfo membuat peringatan beredarnya video-video yang menampilkan pola gerakan ISIS di Youtube. Menurut Staf Ahli Kominfo Doni BU, media sosial menjadi saran efektif bagi kampanye ISIS.

Ia mencontohkan sebuah video dokumentasi sekelompok remaja melakukan kegiatan ala militer lengkap dengan senjata laras panjang. Video tersebut memperlihatkan perekrutan anggota ISIS dari usia muda yang langsung dilatih perang.

"Saya katakan ini video propaganda ISIS, ada terjemahan ke Indonesia. Video tergarap sangat baik," ujar Doni usai diskusi 'Cegah dan Perangi Aksi Teroris' di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

Menurutnya, ini adalah fenomena baru yang bisa menarik si anak yang hobi menonton Youtube. Media internet, ia menambahkan, sangat efektif mempengaruhi anak-anak.

"Kalau sampai ini tertonton oleh anak-anak, maka bisa terbayangkan mereka bisa ter-brain wash," kata Doni.

Video itu sudah diblokir oleh Youtube. Namun, Doni menambahkan, banyak anak yang sudah terpapar video tersebut. "Karena enggak hanya muncul di Youtube tapi media sosial lainnya," ujarnya.

Indonesia punya 143 juta pengguna internet yang berpotensi terpapar radikalisme. Upaya mengatasi radikalisme di internet tidak mudah. Jumlah pengguna internet di Indonesia meliputi 50 persen dari total warganet di Asia Tenggara.

"Masyarakat bisa jadi takut buka internet yang isinya radikal aja," Doni menjelaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top