Update: Korban Meninggal Bom Gereja Surabaya 19 Orang

publicanews - berita politik & hukumTim kepolisian menangani lokasi pasca ledakan bom bunuh diri di salah satu gereja di Surabaya, Minggu (14/5) (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Surabaya - Jumlah korban meninggal dunia akibat bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya hingga Senin (14/5) sore ini mencapai 19 orang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, korban meninggal terdiri dari anggota masyarakat dan pelaku bom bunuh diri, yaitu pasangan Dita Oepriarto-Puji Kuswati yang melibatkan empat anaknya.

Frans menambahkan, di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Ngagel, korban meninggal dunia adalah 5 orang dan 2 pelaku tewas, yaitu kakak beradik YF (18) dan FH (16).

Di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, meninggal dunia 3 orang, kesemuanya adalah pelaku, yaitu Puji Kuswati dan kedua anak perempuannya FS (12) dan PR (9).

Pengebom bunuh diri di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno, meninggal sebanyak 8 orang, terdiri atas 7 anggota jemaat dan satu orang pelaku, yaitu Dita Oepriarto.

Sementara itu Detasemen Khusus 88 telah melakukan penindakan terhadap 13 orang terduga teroris di Jawa Timur. Empat diantaranya tewas.

"Diamankan 13 orang, 9 orang ditangkap hidup dan 4 orang meninggal dunia," Frans menambahkan. Penindakan dilakukan sejak Senin dini hari dan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Frans mengatakan, empat orang yang meninggal tertembak itu terjadi di Sidoarjo. Sementara mengenai lokasi penangkapan lainnya, ia belum bersedia menjelaskan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top