Ini yang Membuat Prabowo Turun Elektabilitasnya

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Riset Media Survei Nasional (Median) Sudarto mengungkapkan temperamen Prabowo Subianto mempengaruhi elektabilitasnya. Ketua Umum Prabowo Subianto akhir-akhirnya ini beberapa kali menyampaikan pernyataan kontroversial di mata publik.

"Jika dalam rilis Februari suaranya 21,2 persen, kini tinggal 20,4 persen," ujar Sudarto dalam keterangan pers hasil survei elektabilitas di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4).

Menurut Sudarto, Prabowo kerap yang kerap membuat pernyataan dengan nada berapi-api bukan hal yang cocok dan menyumbang penurunan elektabilitasnya. Hal ini berbeda dengan Pilpres 2014 lalu.

"Kalau dari pembawaan, kita memang melihat rasa Pak Prabowo saat ini berbeda dengan rasa saat pak Prabowo mencalonkan diri menjadi cawapres 2009 dan capres 2014," katanya.

Ia menggambarkan kembali ketika Prabowo berkompetisi di Pilpres 2014 melawan Joko Widodo. Waktu itu, menurut Sudarto, Prabowo menjaga kewibawaannya. "Saat itu pak Prabowo jauh lebih kalem dan egaliter. Kalau beliau mengungkapan ketegasan, itu dalam forum tertutup," ia menambahkan.

Belakangan, Prabowo sering terlihat luapan emosinya dalam forum terbuka di hadapan masyarakat. "Itu yang membuat Prabowo agak turun elektabilitas selama dua bulan, hingga 6 April ya," kata Sudarto. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top