Survei Median

Elektabilitas Jokowi dan Gatot Nurmantyo Naik, Prabowo Turun

publicanews - berita politik & hukumDirektur Riset Median, Sudarto. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lembaga riset Media Survei Nasional (Median) merilis sepuluh besar elektabilitas calon presiden untuk Pilpres 2019. Riset dilakukan pada periode Februari-April 2018.

Petahana Joko Widodo masih berada di puncak survei dengan 36,2 persen, diikuti Prabowo Subianto sebesar 20,4 persen. Kemudian mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di urutan ketiga dengan perolehan 7 persen.

"Survei ini berdasarkan elektabilitas presiden berbasis pertanyaan semi terbuka," kata Direktur Riset Median Sudarto di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/4).

Setelah ketiga orang di atas, berturut-turut adalah Wapres Jusuf Kalla (4,3), Gubernur DKI Anies Baswedan (2), dan Muhaimin Iskandar (1,9).

Putra sulung Soesilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti, mendapat 1,8 persen di posisi ke tujuh. Lalu Anis Matta (1,7), Ketum Perindo Hary Tanoesudibjo (1,6), dan Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (1,5).

Menurut Sudarto, terjadi naik-turun elektabilitas terhadap kesepuluh tokoh tersebut dalam periode survei. "Kita lihat Jokowi naik dari 35 persen jadi 36,2 persen. Gatot dari 5,5 persen jadi 7 persen, JK dari 2,2 persen jadi 4,3 persen," ujarnya.

Kenaikan elektabilitas ini juga dialami Cak Imin, yakni dari 0,2 persen menjadi 1,9 persen. Ada juga Anis Matta dari 1,5 persen menjadi 1,7 persen dan Zainul Majdi dari 0,8 persen menjadi 1,5 persen.

Sedangkan Prabowo menjadi tokoh yang elektabilitasnya turun, dari 21,2 persen ke 20,4 persen. Begitu juga dengan Anies Baswedan, dari 4,5 persen menjadi 2 persen.

"Dua nama lainnya, Agus Harimurti yang tadinya 3,3 persen jadi 1,8 persen dan Hari Tanoe dari 1,7 persen jadi 1,6 persen," Sudarto menambahkan.

Survei ini dilakukan terhadap 1.200 responden secara random, dengan margin of error 2,9 persen. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top