Prabowo Maju Pilpres dengan Koalisi Terbatas

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto dan Anis Matta dari PKS. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden.

"Insya Allah Pak Prabowo hampir pasti maju menjadi calon presiden dengan koalisi yang terbatas,” kata Muzani saat ditemui di acara Rakornas Bidang Hukum dan Advokasi Partai Gerindra di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).

Wakil Ketua MPR itu menjelaskan, koalisi terbatas dimaknai memenuhi syarat minimal 20 persen (presidential threshold) untuk mengusung pasangan capres-cawapres.

Koalisi terbatas menguat antara Gerindra dengan PKS. Perolehan kursi Gerindra di DPR adalah 13,04 persen dan PKS 7,14 persen. Gabungan kedua partai itu menghasilkan 20,18 persen kursi.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Sufmi Dasco menambahkan, Prabowo akan menjawab pertanyaan publik terkait pencapresannya di Hambalang pada Rakornas Partai Gerindra, 11 April mendatang.

"Di situ nanti Pak Prabowo akan menjawab pertanyaan masyarakat yang saat ini sedang bertanya-tanya apakah Pak Prabowo maju atau enggak. Tapi saya pastikan dari Gerindra, pasti maju beliau,” ujar anggota Komisi III DPR ini.

Terpisah, Ketua DPP PKS Mardani Alisera mengatakan, Gerindra dan PKS makin menguat untuk berkoalisi. Namun, katanya, PKS akan tetap mengusung kader dalam Pilpres tersebut.

"Gerindra mengajukan Prabowo monggo, mengajukan siapa monggo. Semuanya harus bersama mitra koalisi, duduk bareng," kata Mardani, Kamis siang.

Anggota DPR ini mengatakan, akhir April nanti Majelis Syuro PKS akan memutuskan nama kader yang maju pada Pilpres 2019. Hingga saat ini ada 9 nama yang telah dipilih untuk dicalonkan PKS.

Nama calon PKS selain Mardani Ali Sera adalah Sohibul Iman, Anis Matta, Ahmad Heryawan, Tifatul Sembiring, Al Muzzamil Yusuf, Salim Segaf Al Jufrie, Irwan Prayitno, dan Hidayat Nur Wahid. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top