Kadernya Disebut Terima Duit e-KTP, PDIP Siap Diaudit

publicanews - berita politik & hukumSekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: pdipperjuangan.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan siap diaudit terkait penyebutan sejumlah nama kadernya dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Nama-nama mereka disebutkan oleh terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor.

Hasto mengatakan, ada upaya menyudutkan PDIP dan seolah-olah menjadikan proyek tersebut tanggung jawab PDIP.

"Kami bukan dalam posisi designer, kami bukan penguasa. Dengan demikian atas apa yang disebutkan oleh Bapak Setnov, kami pastikan tidak benar, dan kami siap diaudit terkait hal tersebut," kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (22/3).

Menurutnya,apa yang dilakukan Setya Novanto hanya untuk meringankan dakwaan serta menjadikannya sebagai justice collaboator (JC). "Kami juga mengamati kecenderungan terdakwa dalam kasus tipikor menyebut sebanyak mungkin nama, demi menyandang status justice collaborator," Hasto menambahkan.

Apa yang disampaikan Novanto, katanya, diyakini sebagai bagian dari upaya mendapatkan status JC demi meringankan dakwaan.

Dalam kurun sepuluh tahun pemerintahan SBY, PDIP berada di luar pemerintahan. Dalam beberapa keputusan strategis di parlemen, posisi PDIP selalu kalah dalam pemungutan suara. "Dengan demikian, tidak ada posisi politik yang terlalu kuat terkait dengan kebijakan e-KTP sekalipun," ujar Hasto.

PDIP meminta mantan Mendagri Gamawan Fauzi memberikan jawaban secara gamblang akar persoalan korupsi e-KTP. Hal ini sebagai bagian tanggung jawab moral politik kepada rakyat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top