Setelah Muchdi PR, Pollycarpus Perkuat Partai Tommy Soeharto

publicanews - berita politik & hukumPollycarpus Budihari Prijanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir, saat keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung Jawa Barat, 28 November 2014. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto menargetkan 78 kursi di DPR pada Pemilu 2019. Partai nomor urut 7 yang juga mengusung kebesaran nama Soeharto itu mulai banyak menjaring anggota.

Nama terbaru yang menjadi pembicaraan adalah Pollycarpus Budihari Prijanto. Tak pelak, bergabungnya eks terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir itu dikaitkan dengan mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwoprandjono yang menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

Selama persidangan Pollycarpus, Muchdi kerap disinggung. Disebutkan beberapa kali perwira tinggi TNI itu menelepon Pollycarpus sebelum meninggalnya Munir pada 7 September 2004. Pollycarpus dihukum 14 tahun, setelah menjalani hukuman 8 tahun, mantan pilot Garuda itu bebas bersyarat pada November 2014.

Sekjen Partai Berkarya Andi Picunang mengatakan, posisi Pollycarpus sebatas anggota biasa. "Bagi kita, ya nggak masalah, dia kan anggota biasa. Tapi untuk jadi pengurus, nanti dulu, kita pikir-pikir. Kalau mau jadi anggota ya siapa aja," kata Andio Selasa (6/3).

Soal posisi Muchdi PR, Andi menjelaskan mantan Danjen Kopassus itu sudah bergabung sejak awal Partai Berkarya terbentuk. Andi menyebut Muchdi menjabat Wakil Dewan Pembina Partai Nasional Republik yang kemudian berubah menjadi Partai Beringin Karya (Berkarya) itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top