Ombudsman Minta Novel Baswedan Kooperatif kepada Penyidik Polisi

publicanews - berita politik & hukumKomisioner Ombudsman Adrianus Meliala seusai bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Selasa (13/2) siang. (Foto: Publicanews/Putra)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala menemui Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis di kantornya, Selasa (13/2). Keduanya membahas laporan Ombudsman, salah satunya kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Menurut Andrianus, berlarut-larutnya kasus ini karena Novel tidak kooperatif ketika diperiksa penyidik kepolisian.

"Novel tidak kooperatif dalam pemeriksaan. Kemudian Novel selalu irit bicara dan selalu bilang serahkan pada TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta)," kata Adrianus seusai pertemuan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

Adrianus meminta Novel mau lebih terbuka kepada penyidik. Misalnya, menyampaikan siapa pihak yang ia duga punya motif untuk menyerangnya.

"Kalau memang terkait dengan pekerjaan, Novel harusnya bisa bicara siapa yang pernah diselidiki dan siapa pihak yang dimungkinkan untuk menyerang balik. Itu bisa menjadi clue bagi Polri," ujar kriminolog dari Universitas Indonesia itu.

Polisi, ia menambahkan, sudah menyisir semua TKP di kawasan rumah Novel di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain itu, sebanyak 68 saksi telah diperiksa, tapi belum ditemukan pelaku penyiraman tersebut.

Andrianus juga mengatakan berita acara pemeriksaan (BAP) Novel yang dibuat oleh penyidik sangat tipis.

"Terkait dengan BAP, pada saat kami memeriksa penyidik (kepolisian) dua minggu lalu, kami memang diberikan BAP, Cuma BAP itu memang kelihatannya tipis sekali, dua sampai tiga lembar," katanya.

Novel kini masih menjalani perawatan mata di Singapura, Adrianus bisa memahami jika pemeriksaan polisi tidak bisa maksimal.

Oleh karena itu, ia menyarankan polisi kembali memeriksa Novel ketika sudah sehat. "Namun Novel harus kooperatif dan terbuka pada penyidik agar bisa mendapatkan fakta yang jelas," katanya. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top