Dibilang PKI, Menteri Nasir Lapor Polisi

publicanews - berita politik & hukumMenristek Dikti Mohamad Nasir. (Foto: kelembagaan.ristekdikti.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir melaporkan warganet yang menuduhnya keturuan PKI (Partai Komunis Indonesia). Tuduhan tersebut ia terima melalui pesan WhatsApp (WA).

Menteri Nasir, melalui pengacaranya Polaris Siregar, melapor ke Polda Metro Jaya pada Rabu (10/1) malam.

"Iya betul, yang melapor pengacaranya, dikuasakan ke pengacaranya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Argo Yuwono di kantornya, Kamis (11/1). Laporan Nasir tersebut tercatat dengan nomor LP/160/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Argo menambahkan, Nasir melaporkan dengan dugaan penghinaan dan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik. "Sesuai Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 3016 tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP," ujarnya.

Nasir menerima pesan via WA dari nomor handphone 0813.8643.xxxx pada 9 Januari 2018. Nasir merasa dihinakan lewat pesan tersebut.

"PTN Terus jadi korban percobaan berkeputusan dan kepemimpinan Sinasir gxxxxx. Walaupun saya bukan rektor, tetapi memahami jeritan hati perilaku Nasir yang lebih kejam dari PKI. Jangan-jangan Nasir juga ini turunan PKI," demikian isi pesan misterius tersebut. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Abi 97 @abi9711 Januari 2018 | 22:22:33

    Masih ada aja orang mengumpat orang lain PKI. Udah gak jaman mas. Maauk penjara.loh.

Back to Top