Suap Raperda Reklamasi Pantai Jakarta

Selain Bos ASG, Imigrasi Juga Cekal S

publicanews - berita politik & hukumDirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie (foto: republika.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie membenarkan telah diminta Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) untuk mencegah ke luar negeri dua nama lagi. Salah satunya berinisial S.

"Pada dasarnya hingga saat ini kami mencekal dua nama, salah satunya berinisial S," kata Ronny F Sompie di Jakarta, Senin (4/4) pagi.

Namun, Ronny enggan mengungkapkan jati diri S. Mantan Kapolda Bali ini meminta awak media untuk mengonfirmasi ke KPK soal kaitan S ini dengan kasus yang sedang ditangani komisi antirasuah tersebut.

Pihak KPK sendiri mengaku belum ada permintaan pencekalan tambahan. Sejauh ini, KPK hanya meminta dua orang yang dicekal, yakni Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan bos Agung Sedayu Group (ASG) Aguan Sugianto. Ariesman sudah dinyatakan tersangka suap dalam kasus pembahasan Raperda Wilayah Zonasi Pesisir Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) dan Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Ketua komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi sebagai tersangka. Ariesman adalah tersangka penyuap Sanusi. (eh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top