#Myanmar

Janji Damai Diteken di Jakarta, di Yangon Militer Tangkap Jurnalis

publicanews - berita politik & hukumJurnalis The Irrawaddy Tu Tu Tha (49) yang ditangkap bersama dua anaknya dari rumahnya di Yangon. (Foto: The Irrawaddy)
PUBLICANEWS, Yangon - Di Jakarta Jenderal Min Aung Hlain meneken proposal damai dalam KTT ASEAN, di Yangon militer Myanmar menangkap jurnalis Tu Tu Tha. Ironi tersebut ditulis laman Myanmar Now, Senin (26/4).

Pemimpin kudeta militer itu hadir dalam Pertemuan Pemimpin ASEAN pada Sabtu (24/4) siang, malamnya pasukan junta yang terdiri dari tentara dan polisi menggelandang Tu Tu Tha bersama putranya Nyan Lhu Tit (18) di Yangon.

Menurut laman independen Myanmar Now, pasukan junta membawa serta anak laki-laki Tu Tu Tha yang lain, yakni Ye Naung, dan temannya Thiha Tun yang sedang bermain di rumahnya.

“Polisi dan tentara datang ke rumahnya dengan mobil sekitar pukul setengah sebelas malam, mengatakan pasukan perlu memeriksa daftar tamu, dan kemudian menangkap mereka,” kata seorang saksi kepada Myanmar Now. Sejak itu tidak ada kabar Tu Tu Tha dan anak-anaknya.

Tu Tu Tha (49) adalah penulis dan mantan editor edisi Burma The Irrawaddy. Dia juga pemimpin redaksi Thanlyin Post, penulis lepas, dan mentor jurnalistik paruh waktu.

Dua Memo 'Habisi Pengunjuk Rasa' Bocor Saat Otak Kudeta Myanmar ke Jakarta

Alasan di balik penangkapannya masih belum jelas.

Rezim militer kerap menangkapi aktivis anti-kudeta di rumahnya. Mereka menempatkan mata-mata di setiap tingkatan lingkungan di seluruh negeri.

Warga wajib melaporkan tamu. Padahal, pemerintahan sipil di bawah Aung San Suu Kyi telah menghapus UU Administrasi Desa pada 2016. Namun dihidupkan kembali oleh rezim kudeta segera setelah merebut kekuasaan pada 1 Februari.

Sebanyak 39 jurnalis telah dibui oleh rezim. Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), setidaknya 3.389 orang ditahan sejak militer merebut kekuasaan sah pemerintahan sipil. (oca)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top