#Myanmar

Tokoh Aksi Anti-Kudeta Militer Lolos dari Penangkapan

publicanews - berita politik & hukumKo Tayzar San saat memimpin aksi pembangkangan sipil di Mandalay, Myanmar. (Foto: Twitter/Dandanie Myanmar)
PUBLICANEWS, Mandalay - Potongan tubuhnya tidak mengesankan sebagai pemimpin aktivis yang garang, ia kecil-kerempeng. Tapi Ko Tayzar San (32) adalah target incaran militer Myanmar.

Senin (19/4), tentara menggerebek apartemennya di Mandalay, tapi mereka gagal menemukan salah satu pemimpin aksi anti-rezim paling terkemuka di Myanmar itu.

Dari tempat persembunyiannya, Ko Tayzar San (32) menulis di akun Facebook-nya sehari kemudian.

"Tatmadaw (militer) mengamuk, mereka mengobrak-abrik seisi apartemen dan mengambil semuanya, karena tak menemukan saya,” kata Tayzar, seperti dikutip The Irrawaddy, Selasa (20/4) malam.

Empat hari lalu, militer menabrak pemimpin pemrotes lainnya, Wai Moe Naing (25), saat mengendarai skuter di Monywa. Tak jelas nasib pemuda muslim itu, ada yang mengatakan ia tewas. Kini tentara mengincar Tayzar.

Sejumlah tentara dan polisi berpakaian preman mendobrak apartemen Tayzar, tapi lulusan sekolah dokter itu bersembunyi di tempat lain.

Bidadari Myanmar dan Anak-anak Muda Martir 'Revolusi'

Lewat laman Facebook-nya, Tayzar kesal karena tentara 'menjarah' koleksi buku-bukunya. Tayzar adalah direktur eksekutif perpustakaan gratis di Mandalay.

Tatmadaw telah menjadi gerombolan perampok. Ini akan sangat menyayat hati pendiri militer Myanmar Jenderal Aung San,” ia menulis.

Jenderal Aung San adalah mendiang ayah Suu Kyi. Ia mendirikan militer Myanmar pada 79 tahun yang lalu.

Tayzar mengatakan, penggerebekan dan perampokan apartemennya adalah bukti keganasan Tatmadaw terhadap kelompok etnis minoritas. Pembunuhan di luar hukum, penangkapan sewenang-wenang, pembakaran, dan penjarahan oleh tentara telah dilaporkan secara luas.

“Sekarang kami mengalaminya secara pribadi,” ujarnya. "Itu juga bukti bahwa militer adalah musuh bersama rakyat yang menginginkan demokrasi federal di Myanmar," ia menambahkan.

Tayzar memimpin massa anti-rezim dari Mandalay sejak awal Februari. Ketika aktivis lainnya masih menimbang-nimbang, dia sudah mengorganisasikan gerakan pembangkangan sipil.

Pria kurus berkaca mata tebal itu seorang dokter, tetapi bekerja sebagai pustakawan dan aktivis LSM pendamping rakyat. (ian)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. de'fara @shahiaFM22 April 2021 | 04:02:35

    Kami doakan agar ko tayzar selalu dlm lindungan Allah SWT dan tetap terus memperjuangkan suara rakyat hingga tercapai cita2xnya.

Back to Top