Bak Berandalan, Tentara Myanmar Jarah Toko dan Ayam Warga

publicanews - berita politik & hukumTanpa perikemanusiaan, polisi Myanmar mengangkut dua aktivis yang mati tertembak dengan gerobak dagangan di Mogoke, Wilayah Mandalay, Sabtu (17/4) siang. (Foto: The Irrawaddy)
PUBLICANEWS, Sagaing - Tentara Myanmar tampak seperti gerombolan berandalan di Desa Chaungma, Kotapraja Kani, Wilayah Sagaing, Minggu (18/4) sore. Mereka menjarah toko, mengambil beras, dan menyembelih ayam milik warga untuk dimakan.

"Mereka datang dengan 15 truk untuk mencari para aktivis. Tapi mengambil semua milik kami seperti gerombolan perampok," kata seorang warga Kani kepada The Irrawaddy, Minggu (18/4) malam.

Tatmadaw, militer Myanmar, mengerahkan lebih dari 100 personel ke Kani setelah sehari sebelumnya 60 tentara mendapat perlawanan sengit dari penduduk setempat. Warga memblokade jalan-jalan dan melawan dengan senjata rakitan untuk menghalau pasukan junta menangkapi para aktivis pembangkangan sipil.

Baku tembak sempat terjadi di pinggir jalan raya Monywa-Kalewa. Lalu merembet ke desa-desa dekat Chaungma. Lebih dari 2 ribu penduduk terpaksa mengungsi. "Enam atau tujuh desa lainnya mengosongkan diri. Tidak ada yang berani kembali," ujar seorang warga yang identitasnya disembunyikan.

Seorang pria ditembak mati saat melawan pasukan militer, seorang pria lain ditahan karena memiliki senjata api tradisional. "Dia diikat dan dibawa pergi. Kami mendengar dia meninggal dalam penyiksaan," katanya.

Penduduk desa menggunakan senjata api rakitan untuk menentang kedatangan sekitar 60 tentara dengan tiga truk di Taungtwin Chaung pada Sabtu sore. Ada laporan yang belum terkonfirmasi bahwa personel polisi dan militer tewas dalam baku tembak tersebut.

"Kami mendengar pasukan perlawanan sipil bertempur lagi pada sore ini di jalan Monywa-Kalewa dan militer menggunakan artileri," ujarnya.

Setelah berhasil menghalau penduduk sipil dan aktivis anti-kudeta itulah tentara dan polisi menjarah toko yang ditinggalkan warga untuk mengungsi. (ian)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya19 April 2021 | 09:21:56

    Udah gak bener itu oknum tentara ...

    Harus nya Pasukan PBB turun untuk mengawasi dan menyelamatkan warga sipil yg tak bersalah dan bersenjata.

    Prihatin ...

Back to Top