Pembelot Korut

Sia-sia Melunakkan Kim Jong-un, Dia Itu Hitler Modern

publicanews - berita politik & hukumYeonmi Park, pembelot Korea Utara yang kini tinggal di Amerika Serikat. (Foto: The Stylist)
PUBLICANEWS, New York - YouTuber pembelot Korea Utara Yeonmi Park menilai kebijakan Amerika Serikat (AS) menenangkan Kim Jong-un seperti melunakkan Hitler. Sia-sia dan pasti gagal karena tiran Korut itu 'tidak takut AS'.

"Akan sia-sia melunakkan Kim Jong-un, dia itu Hitler modern," kata Park lewat kanal YouTube-nya, Sabtu (17/4) malam.

Pemerintah Pyongyang, ia menambahkan, akan terus mengembangkan senjata nuklir karena tahu dilindungi China. "China menggunakan Korea Utara sebagai alat tawar-menawar dalam pertempuran diplomatiknya dengan Barat," ujarnya.

Park dan ibunya melarikan diri dari rezim Korea Utara yang menindas pada 2007 silam. Mereka menyeberangi Sungai Yalu yang membeku ke Tiongkok. Baik Park maupun sang ibu diperkosa dan dieksploitasi oleh pedagang manusia sebelum melarikan diri lagi ke Mongolia.

Saat ini Park tinggal dan menjadi warga negara AS. Ia sukses sebagai seorang YouTuber dengan setengah juta lebih follower.

Ia mengenang hidup saat masa-masa sulit di Korut, makan serangga untuk bertahan hidup dan melihat mayat bertumpuk di jalanan. Namun apapun kondisi rakyat Korut, menurutnya Kim Jong-un tidak dapat digulingkan karena didukung China.

"Dia tahu dia bisa menggertak Amerika," katanya kepada The New York Times. "Dia bisa menggertak siapa pun yang dia inginkan karena China mendukungnya," ia menambahkan.

Istri Dihina, Kim Jong-un Ancam Perang Dunia III dengan Korsel

Menurutnya, Korut akan terus melanjutkan kebijakan mengembangkan senjata nuklir karena AS tidak akan pernah dalam posisi untuk bisa menghentikan program senjata negara nakal itu.

Park menjelaskan, anggaran besar untuk persenjataan adalah salah satu penyebab utama kemiskinan yang dialami oleh rakyat Korut.

"Jika mereka menghabiskan hanya 20 persen anggaran untuk membuat senjata nuklir, tidak ada yang harus mati di Korut karena kelaparan. Tetapi rezim memilih untuk membuat kami lapar," katanya.

Ia menegaskan tidak ada solusi damai dengan bekas negaranya itu. Ia tidak percaya jalan diplomasi bisa menyelesaikan masalah nuklir Korut. Buktinya, setiap Presiden AS memiliki rencana yang sama, tapi ancaman nuklir Korut semakin meningkat.

"PBB membandingkan rezim Korut dengan Hitler, namun sekarang semua orang ingin bernegosiasi dengan Hitler," ujarnya.

China memungkinkan Korut melakukan semua hal yang mereka inginkan. "Masalahnya adalah China. Pendukung Kim Jong-un adalah China," Park menandaskan. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top