Hongkong

Buka Praktik 'Bikin Betul Gigi Anda', Empat TKI Ditahan

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi, TKI di Hongkong. (Foto: AP)
PUBLICANEWS, Hongkong - Empat pekerja rumah tangga Indonesia ditangkap di Hongkong, Jumat (16/4), karena membuka praktik ilegal pengobatan gigi. Keempatnya menyalahi kontrak sebagai pekerja rumah tangga.

Para pekerja yang berusia 31 hingga 35 tahun itu menyewa kamar sebuah wisma di luar kota pada akhir pekan. Mereka melayani 'bikin betul gigi Anda' kepada sesama tenaga kerja Indonesia (TKI).

Departemen Imigrasi Hongkong dalam pernyataannya mengatakan, kuartet TKI tersebut tidak ada yang pernah mendapatkan pelatihan formal. "Mereka juga bukan dokter gigi," kata juru bicara Imigrasi, seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu (17/4) dini hari.

Para majikan kontrak mereka tidak mengetahui praktik 'pengobatan tradisional' tersebut setiap akhir pekan. Pihak berwenang menyita kartu nama dan buku rekening ketika menangkap kelompok ini di rumah majikan masing-masing pada Kamis dan Jumat (16/4).

"Praktik kedokteran gigi tanpa registrasi sangat mengancam kesehatan dan kehidupan warga Hongkong dan kemungkinan besar meningkatkan risiko penyebaran epidemi. Situasinya benar-benar tidak bisa diterima," ujar juru bicara Imigrasi Hongkong.

Departemen Imigrasi menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ditangkap.

Undang-undang Hongkong menyatakan pekerja rumah tangga hanya boleh melakukan tugas sesuai kontrak mereka di rumah majikan. Berdasarkan Undang-undang Imigrasi, hukuman bagi pelanggar syarat tinggal adalah denda 50 ribu dolar Hongkong, sekitar Rp 93 juta, dan dua tahun penjara.

Undang-undang Pendaftaran Dokter Gigi menyatakan hukuman untuk mereka yang mengaku-aku dokter gigi adalah 3 tahun penjara dan denda 100 ribu dolar Hongkong. (oca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Iis_osya @iis_osya17 April 2021 | 10:07:16

    Di indonesia, tukang gigi menjamur ada di mana mana tuh. Gak dilarang ...

Back to Top