Syuting Film Porno di Dubai, Belasan Gadis Ukraina Ditangkap

publicanews - berita politik & hukumSebanyak 40 model asal bekas Uni Sovyet, sebagian besar dari Ukraina, berpose 'sopan' sebelum tak senonoh di Dubai. (Foto: Kyvpost)
PUBLICANEWS, Dubai - Sebanyak 40 orang model dari bekas negara Uni Sovyet, sebagian besar asal Ukraina, terancam dipenjara enam bulan karena ramai-ramai berfoto bugil di apartemen Dubai. Mereka juga menghadapi denda 5 ribu dirham, sekitar Rp 19,7 juta.

Mereka dinilai melanggar Undang-undang kesusilaan publik Uni Emirat Arab (UEA). Foto dan video para wanita berpose aduhai untuk syuting film dewasa tersebut viral sejak Sabtu malam pekan lalu.

Polisi Dubai mengatakan mereka menangkap 'sekelompok orang yang muncul dalam video tidak senonoh'. Lokasi pengambilan gambar adalah balkon sebuah apartemen di lingkungan marina kelas atas.

Semua model diketahui berasal dari Ukraina (11 orang), Belarusia, dan Moldova. Menurut laman Kyvpost, Selasa (6/4), para wanita tersebut terlibat dalam pengambilan gambar untuk versi Israel dari situs dewasa AS yang tidak terkenal.

Pembuatnya adalah Alexey Kontsov (33), asal Moskow. Polisi Dubai telah menahannya.

“Menurut data terbaru yang diterima dari polisi Emirat, tidak ada wanita Rusia di antara yang ditahan. Hanya seorang pria Rusia," kata sumber konsulat Rusia.

Dubai merupakan satu dari tujuh emirat yang tergabung dalam Uni Emirat Arab. Meskipun terkesan lebih liberal, negeri kaya raya itu melarang ciuman di depan umum atau minum alkohol tanpa izin.

Polisi telah melimpahkan kasus pembuatan video porno ini ke kejaksaan. "Perilaku mereka tidak mencerminkan nilai dan etika masyarakat Emirat," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Di UEA tidak ada situs porno. Sebagian besar perusahaan telekomunikasi dimiliki negara, mereka memblokir akses ke situs web pornografi utama.

Dubai juga memiliki undang-undang media sosial yang melarang penghinaan terhadap orang lain atau bahkan menggunakan bahasa yang membuat orang merasa terhina.

Laleh Shahravesh (55), asal Inggris, pernah dipenjara karena menyebut mantan suaminya yang tinggal di Dubai sebagai 'idiot' dan istri barunya 'kuda'.

Profesional kebugaran AS Jordan Branford didenda hampir 60 ribu dolar AS setelah menyebut eks istrinya 'jalang' di akun Instagram.

Dubai bukan cuma belanja mewah dan liburan di pantai indah. Mereka juga menerapkan hukum syariah.

"Polisi Dubai memperingatkan, jangan pernah melakukan perilaku yang tidak mencerminkan nilai dan etika masyarakat Emirat," begitu bunyi peringatan Kepala Kepolisian Dubai. (oca)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah07 April 2021 | 08:51:48

    Berjiwa wiraswasta dan perantau....

Back to Top