Malaysia

WNI Hendak Bunuh Mahathir Mohamad Dihukum 4 Tahun

publicanews - berita politik & hukumPresiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad meninggalkan masjid usai Salat Jumat bersama di Putrajaya, Malaysia, Jumat, 9 Agustus 2019. (Foto: Twitter/Kantor Staf Presiden)
PUBLICANEWS, Jakarta - Seorang WNI yang identitasnya dirahasiakan telah divonis hukuman penjara 4 tahun. Ia dinyatakan terbukti hendak membunuh mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad.

Perwakilan Penerangan Sosial Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Yoshi, mengatakan WNI ditangkap sejak awal 2020. "Sudah divonis 4 tahun," ujar Yoshi, Senin (29/3).

Dikutip dari Star, WNI tersebut merupakan satu dari 6 orang yang ditangkap di Kuala Lumpur, Selangor, Perak, dan Penang, sebagai kelompok teroris ISIS dengan paham ideologi Salafi Jihadi. Tiga orang dibebaskan, sedangkan seorang WNI dan dua warga Malaysia menjalani proses hukum.

"Mereka juga berencana melancarkan serangan di kasino di Dataran Tinggi Genting dan pabrik bir di Lembah Klang," kata Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador.

Kelompok ini menargetkan membunuh Mahathir Mohamad yang saat itu Perdana Menteri. Mahathir dianggap memiliki paham sekuler.

Mereka juga menarget mantan Menteri Keuangan Lim Guan Eng, mantan menteri Datuk Seri Dr. Mujahid Yuso Rawa, serta mantan Jaksa Agung Tommy Thomas. Hingga saat ini Malaysia telah menangkap 558 orang yang diduga termasuk jaringan terorisme. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top