Presiden AS Joe Biden Mulai Berkantor di Gedung Putih

publicanews - berita politik & hukumPresiden AS Joe Biden dan Ibu negara Jill Biden masuk Gedung Putih, di Washington DC, Rabu (20/1). (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bersama ibu negara Jill Biden dan keluarga mereka memasuki Gedung Putih pada Rabu (20/1) siang waktu setempat, atau Kamis dini hari di Indonesia.

Parade perdana di Pennsylvania Avenue bersama Wakil Presiden Kamala Harris dalam pengawalan US Army Band, Joint Service Honor Guard dan panglima tertinggi Guard and Fife Drum Corps.

Joe Biden dilantik sebagai presiden AS ke-46 setelah melalui rangkaian peristiwa politik yang konroversial. Selama 3 bulan masyarakat AS diombang-ambing oleh polemik yang dipicu sikap penolakan kekalahan oleh Donald Trump, hingga penyerangan gedung Capitol yang merenggut 5 nyawa pada 6 Januari lalu.

Trump tetap tak bersedia hadir dalam pelantikan Biden. Sambutan perpisahan Trump tanpa sekali pun menyebut nama Biden. Namun, Biden dalam sambutan pertama sebagai presiden berjanji tetap berjuang bagi semua kalangan.

"Saya akan menjadi presiden untuk semua rakyat Amerika. Semua rakyat Amerika. Dan saya berjanji akan berjuang keras bagi mereka yang tak mendukung saya, seperti mereka yang mendukung saya," ujar Joe Biden, seperti dilansir Associated Press (AP), Kamis (21/1).

Ia menjelaskan bahwa sumpahnya menandai hari sejarah dan harapan. Mantan wakil presiden dua periode Presiden Barack Obama itu mengatakan negara telah belajar lagi bahwa demokrasi itu berharga. Ia meyakinkam bahwa impian keadilan untuk semua tidak lagi akan ditangguhkan.

Biden diambil sumpah dalam jabatan presiden tepat sebelum tengah hari, dalam upacara dengan penjagaan super ketata di Gedung Capitol AS. Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts memimpin acara pengambilan janji presiden tertua di AS berusia 78 tahun itu.

Biden menggunakan Alkitab yang telah ada di keluarganya sejak 1893. Injil itu pula yang digunakan selama pengambilan sumpahnya sebagai wakil presiden pada 2009 dan 2013 lalu.

Alkitab bersampul kulit setebal 5 inci, tampak dipegang istrinya. Kitab suci itu puka yang digunakan setiap kali Biden disumpah sebagai senator AS. Termasuk untuk anaknya Beau, saat menjabat sebagai jaksa agung Delaware, meski telah meninggal akibat kanker. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top