Dubes RI untuk Panama Siap Jadi Dubes Pertama Divaksin

publicanews - berita politik & hukumDuta besar RI untuk Republik Panama Sukmo Harsono. (Foto: dok pribadi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemerintah Republik Panama akan memvaksin 80 persen rakyatnya secara gratis pada tahun ini. Vaksinasi dilakukan dengan empat tahap.

Duta Besar RI untuk Republik Panama Sukmo Harsono mengatakan, pemberian vaksin tahap pertama sebanyak 1 juta 450 ribu dosis untuk 225 ribu tenaga kerja, petugas keamanan, lansia, petugas kebersihan, dan disabilitas usia 16 tahun ke atas.

"Tahap kedua, 1 juta 92 ribu dosis untuk 546 ribu orang kelompok usia 60 tahun ke atas, dan pasien dengan penyakit kronis," kata Dubes Sukmo dalam rilis, Sabtu (16/1).

Tahap ketiga jumlah vaksin 300 ribu dosis untuk 300 ribu orang kelompok suku asli (indigenus), serta masyarakat di daerah yang sulit terjangkau.

"Keempat, jumlah vaksin 1.111.410 untuk 556.206 orang kelompok usia 50-59 tahun, guru sekolah, pekerja transportasi dan masyarakat umum," ujarnya.

Politikus Partai Bulan Bintang (PBB) itu menjelaskan, vaksin yang digunakan Panama adalah dari Pfizer-BioNT Tech sebanyak 3 juta 75 dosis, AstraZeneca 1 juta 92 ribu, dan Johnson&Johnson belum diketahui jumlahnya.

"Upaya memperoleh vaksin juga melalui mekanisme covax," kata Sukmo.

Ia tidak merinci kelompok masyarakat umum apakah termasuk WNI atau WNA dan kalangan diplomatik. KBRI Panama City sedang berkomunikasi dengan pemerintah setempat dan akan melaporkan ke Jakarta, mengingat hal tersebut termasuk dalam tugas perlindungan WNI.

"Saya sebagai Dutabesar apabila secara medis dinyatakan layak untuk divaksin, maka siap menjadi Dubes pertama yang akan divaksin," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top