Hoaks, Bandara Changi Fasilitasi Suntik Vaksin Pfizer Cukup Rp 4 Juta

publicanews - berita politik & hukumHoaks suntik vaksin Bandara Changi Singapura. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Singapura - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan akan masuk kelompok orang pertama suntik vaksin corona. Pernyataan Lee tersebut menyusul otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) yang menyetujui penggunaan darurat vaksin virus corona baru buatan Pfizer dan BioNTech.

“Rekan-rekan kabinet saya dan saya, termasuk yang lebih tua, akan divaksinasi lebih awal. Ini untuk menunjukkan kepada kalian, terutama lansia seperti saya, bahwa kami yakin vaksinnya aman,” kata Lee seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin kemarin.

Lee menambahkan, prioritas vaksin diberikan kepada mereka yang memiliki risiko terbesar, seperti pekerja garis depan dan perawat kesehatan, serta orang tua dan kelompok rentan. Selanjutnya vaksin diberikan kepada seluruh populasi secara sukarela dan disiapkan pemerintah.

Singapura juga menjadi pusat distribusi vaksin buatan Amerika dan Eropa. Bandara Changi akan menjadi distributor vaksin yang mensyaratkan penyimpanan dalam suhu minus 70 derajat Celcius seperti untuk Pfizer dan BioNTech. Termasuk vaksin yang dikembangkan Moderna juga harus disimpan pada suhu minus 20 derajat Celcius.

Sementara, Selasa (15/12), ini viral mengenai Singapura membuka vaksinasi covid-19 di Bandara Changi. Fasilitas tersebut terakit dengan program 'Vaccine Tourism' bagi wisatawan asing akan dimulai 28 Desember mendatang.

"Tidak perlu karantina karena orangnya tidak masuk kota Singapura. Vaksinasi cukup dilakukan di Changi. Selesai vaksinasi langsung pulang pakai penerbangan berikutnya. Ongkosnya paling banyak 'cuma' Rp.4 juta," demikian pesan lewat WhatsApp.

Penelusuran berita tersebut tidak pernah ada. Artikel hoaks tersebut hanya memotong-motong informasi dari The Straits Times dengan judul 'Changi Airport seeks to be hub for distribution of Covid-19 vaccine to the region'.

Berdasar laman Worldometers, pukul 18.00 WIB, jumlah kasus Covid-19 di Singapura sebanyak 58.341 orang dengan tambahan 16 pasien hari ini. Total pasien sembuh 58.210 orang dan kematian 29 orang. Saat ini pasien aktif sebanyak 102 orang.

Sedangkan di Indonesia bertambah 6.129 pasien sehingga total menjadi 629.429 orang. Pasien sembuh bertambah 5.699 orang sehingga menjadi 516.656. Pasien meninggal dunia bertambah 155 jiwa menjadi 19.111 orang tutup usia.

Tambahan kasus terbanyak terjadi di Jawa Barat dengan 1.256 pasien baru, disusul DKI Jakarta 1.117 orang, Jawa Tengah dengan 764, dan Jawa Timur 735 orang. Berikut sebaran kasus Covid-19, pada Selasa (15/12) hingga pukul 12.00 WIB:

1. Aceh: 12 (kumulatif 8.538)
2. Sumut: 74 (kumulatif 16.843)
3. Sumbar: 39 (kumulatif 21.797)
4. Riau: 176 (kumulatif 22.609)
5. Jambi: 50 (kumulatif 2.752)
6. Sumsel: 73 (kumulatif 10.408)
7. Bengkulu: 80 (kumulatif 2.543)
8. Lampung: 73 (kumulatif 4.849)
9. Babel: 39 (kumulatif 1.486)
10. Kepri: 20 (kumulatif 6.333)
11. Jakarta: 1.117 (kumulatif 155.122)
12. Jabar: 1.256 (kumulatif 68.066)
13. Jateng: 764 (kumulatif 68.260)
14. DIY: 160 (kumulatif 8.418)
15. Jatim: 735 (kumulatif 71.369)
16. Banten: 166 (kumulatif 15.276)
17. Bali: 73 (kumulatif 15.583)
18. NTB: 34 (kumulatif 5.097)
19. NTT: 12 (kumulatif 1.559)
20. Kalbar: 13 (kumulatif 2.789)
21. Kalteng: 106 (kumulatif 8.119)
22. Kalsel: 48 (kumulatif 14.171)
23. Kaltim: 393 (kumulatif 22.862)
24. Kaltara: 74 (kumulatif 2.368)
25. Sulut: 58 (kumulatif 8.116)
26. Sulteng: 57 (kumulatif 7.242)
27. Sulsel: 78 (kumulatif 23.572)
28. Sultra: 57 (kumulatif 7.242)
29. Gorontalo: 1 (kumulatif 3.322)
30. Sulbar: 21 (kumulatif 1.607)
31. Maluku: 137 (kumulatif 5.049)
32. Maluku Utara: 21 (kumulatif 2.551)
33. Papua: 110 (kumulatif 12.613)
34. Papua Barat: 11 (kumulatif 5.627). (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top