Henti Jantung Akibatkan Maradona si 'Tangan Tuhan' Tutup Usia

publicanews - berita politik & hukumDiego Maradona merayakan kemenangan dalam Piala Dunia 1986. (Foto: AFP)
PUBLICANEWS, Argentina - Legenda sepakbola Argentina Diego Armando Maradona tutup usia karena henti jantung atau yang dikenal sebagai cardiac arrest. Pesepakbola yang dijuluki pencetak gol 'Tangan Tuhan' meninggal di usia 60 tahun.

Maradona diberitakan menghembuskan napas terakhir di rumahnya, Rabu (25/11) malam. "Berita yang tidak pernah kami ingin sampaikan. Beristirahat dengan tenang, Diego," tulis akun Twitter resmi media ternama Argentina, TyC Sports. 

Pemerintah Argentina kemudian menetapkan tiga hari berkabung nasional. Presiden Argentina Alberto Fernandez langsung mengunggah foto bersama Maradona dengan sebuah ucapan.

"Kamu membawa kami ke tempat tertinggi di dunia. Kamu membuat kami luar biasa bahagia. Kamu adalah yang terbaik dari semua. Terima kasih telah hadir, Diego. Kami akan merindukanmu di sisa hidup kami," tulis Presiden Argentina.

"Ini adalah hari yang sangat menyedihkan bagi seluruh orang Argentina dan juga untuk sepak bola," tulis maha hintang sebakbola Argentina Lionel Messi di akun Instagramnya.

Diego, sejak 2019 sudah masuk keluar rumah sakit. Teranyar, pada awal bulan ini, setelah merayakan hari jadi ke-60 pada 30 Oktober, ia menjalani operasi akibat adanya gumpalan darah di otak. Operasi berjalan lancar di klinik Olivos, Ipensa Sanatorium di La Plata, Argentina.

Diego Maradona adalah putra terbaik Argentina di lapangan hijau. Ia mengantarkan timnas Argentina memenangi Piala Dunia 1986 di Meksiko. Ia dijuluki 'Si Tangan Tuhan' karena dunia bagai tersihir setelah gol yang ia sarangkan di gawang tim Inggris.

Meski, sejak mencetak gol dengan tangan ke gawang Peter Shilton tersebut, Argentina tidak pernah lagi menorehkan sebagai juara sepak bola dunia. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo26 November 2020 | 07:13:49

    waduh sang legenda berlalu... dunia sepakbola kehilangan dong.

Back to Top