Perancis Semena-mena Menutup Masjid dan Deportasi Ratusan Muslim

publicanews - berita politik & hukumSeorang wanita berjalan melewati Masjid Grande de Pantin, utara Paris, yang telah diperintahkan untuk ditutup oleh pemerintah Perancis. (Foto: VCG)
PUBLICANEWS, Paris - Pemenggalan kepala guru sejarah Samuel Paty (47) oleh remaja muslim Chechnya berbuntut panjang. Pemerintah Perancis menegaskan akan menindak tegas penyerang Republik dan nilai-nilai Perancis.

Menteri Dalam Negeri Gerald Dermanin mengatakan akan menutup sebuah masjid di Grande de Pantin, utara Paris, yang memiliki 1.500 jamaah. Masjid tersebut akan ditutup selama enam bulan, dimulai pada Rabu malam ini.

Dikutip dari Reuters, Rabu (21/10), polisi telah menggerebek asosiasi Islam dan orang asing yang dicurigai sangat ekstrim dalam menganut agama.

Menurut Darmanin, ada sekitar 80 penyelidikan terhadap ujaran kebencian di media sosial. Ia dengan arogan mengatakan tengah mempertimbangkan membubarkan sekitar 50 asosiasi komunitas muslim.

"Operasi polisi telah terjadi dan lebih banyak lagi akan menyusul, menyangkut puluhan orang," katanya.

Sebuah sumber mengungkapkan Perancis segera mendeportasi 213 orang asing yang berada dalam daftar pantauan pemerintah. Saat ini sekitar 150 orang menjalani hukuman penjara.

Polisi telah menahan 10 orang pasca serangan pembunuhan Paty. Di antara mereka, kata jaksa, adalah ayah dari seorang murid di sekolah Paty. Kemudian pria berdarah Maroko Abdelhakim Sefriuoi yang 15 tahun ini sudah dalam pantauan badan intelijen.

Sefriuoi dikenal menentang kebijakan di salah satu sekolah menengah di Saint-Ouen yang sebagian besar warganya merupakan pekerja musim. Sekolah tersebut melarang penggunaan kerudung.

Darmanin menuduh kedua pria itu pernah menyerukan fatwa yang membenarkan aksi kekerasan tersebut karena mempertontonkan karikatur Nabi Muhammad. Memuat wajah Rasulullah tidak diperkenankan dalam Islam.

Peristiwa pembunuhan Paty terjadi di Conflans-Sainte-Honorine, daerah pinggiran kota di barat laut Paris, pada Jumat (16/10) pukul 17.00 waktu setempat. Paty saat itu membahas karikatur Muhammad SAW. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. de'fara @shahiaFM22 Oktober 2020 | 17:21:58

    Memang susah kl sdh menjurus ras, karena tdk tahu mana yg baik dan buruk, akhirnya dipukul rata, karena kesulitan td, ya sdh menjadi resiko yg harus diterima.

  2. cin94 @cin9421 Oktober 2020 | 13:37:39

    waduh ada apa ya dengan Perancis, dari dulu sampai sekarang masih juga rasis

Back to Top